terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Polandia Gelar Pilpres Putaran Kedua, 2 Kandidat Bersaing Ketat - my blog
Kombinasi foto ini menunjukkan Rafal Trzaskowski, kiri, di Warsawa, Jumat, (9/5/2025) dan Karol Nawrocki, kanan, di Warsawa, Polandia, Selasa, (20/5/2025). Foto: Czarek Sokolowski/AP Photo
Warga Polandia kembali ke TPS pada Minggu (1/6) untuk memilih presiden baru dalam pemilu putaran kedua yang berlangsung ketat.
Dua kandidat dari ideologi berbeda bersaing: Wali Kota Warsawa Rafal Trzaskowski, sosok pro-Uni Eropa, dan sejarawan konservatif Karol Nawrocki yang didukung partai kanan PiS (Hukum dan Keadilan).
Hasil pemilu akan menentukan arah politik Polandia, apakah tetap pada jalur nasionalis konservatif atau bergeser ke pendekatan demokrasi liberal yang lebih terbuka terhadap integrasi Eropa.
Presiden petahana Andrzej Duda yang berasal dari kubu konservatif telah menyelesaikan masa jabatan kedua dan tidak dapat mencalonkan diri kembali.
Dengan kekuasaan presiden untuk memveto undang-undang dan menjadi panglima tertinggi angkatan bersenjata, hasil pemilu akan memengaruhi kemampuan Perdana Menteri Donald Tusk dalam menjalankan agenda reformasinya.
Jajak pendapat menunjukkan persaingan terlalu ketat untuk diprediksi.
Pemungutan suara dibuka pukul 07.00 dan ditutup pukul 21.00 waktu setempat. Hasil awal diperkirakan keluar tak lama setelah TPS ditutup, dengan pengumuman resmi dijadwalkan Senin.
Seorang perempuan bersiap untuk memberikan suaranya dalam pemilihan presiden di Warsawa, Polandia, Minggu (1/6/2025). Foto: Petr David Josek/AP Photo
Warga Warsawa berusia 29 tahun, Katarzyna Malek, awalnya memilih kandidat kiri di putaran pertama. Kali ini ia menjatuhkan pilihannya pada Trzaskowski.
"Dia lebih mampu menjalin kerja sama luar negeri dan meredakan ketegangan di masyarakat," ujarnya, mengutip AP.
"Saya ingin lebih banyak dialog, lebih sedikit perpecahan."
Sementara pensiunan di ibu kota, Lila Chojecka (60), memilih Nawrocki. Baginya, nilai-nilai konservatif adalah alasan utama.
"Saya dibesarkan dalam nilai-nilai Katolik. Nawrocki mewakili itu," katanya.
Mantan guru sejarah, Władysława Wąsowska (82 tahun), juga memilih Nawrocki. Ia mengenang masa-masa mengajarkan patriotisme di bawah rezim komunis.
"Saya ingin Polandia tetap berdaulat dan Katolik. Bukan negara yang dikendalikan dari luar," ujarnya.
Kampanye Mencerminkan Polarisasi
Seorang warga bersiap untuk memberikan suaranya dalam pemungutan suara pemilihan presiden di Warsawa, Polandia, Minggu (1/6/2025). Foto: Czarek Sokolowski/AP Photo
Trzaskowski (53 tahun) menjanjikan reformasi peradilan, pelonggaran aturan aborsi, serta penguatan kerja sama dengan Uni Eropa.
Di sisi lain, Nawrocki (42 tahun) menolak pengaruh asing dan mengusung nilai-nilai tradisional.
Ia juga menolak keanggotaan NATO bagi Ukraina dan mengusulkan pembatasan tunjangan untuk pengungsi dari negara itu.
Kampanye Nawrocki sempat disorot karena dugaan hubungan masa lalunya dengan tokoh kriminal dan aksi kekerasan jalanan.
Ia membantah tuduhan itu dan menyebut keterlibatannya sebagai "pertarungan yang terhormat." Di kalangan pemilih konservatif, isu ini tak menggoyahkan dukungan.
Ukraina dan Masa Depan Polandia
Tentara berpose saat foto bersama dengan NATO dan bendera nasional mereka selama latihan militer Defender Europe 2022 di Nowogrod, Polandia, Kamis (19/5/2022). Foto: Agnieszka Sadowska/Agencja Wyborcza.pl via Reuters
Kedua kandidat mendukung bantuan untuk Ukraina, tetapi berbeda soal integrasi jangka panjang negara itu ke NATO.
Sikap ini menjadi perhatian tersendiri mengingat posisi strategis Polandia di Eropa Timur dan kedekatannya dengan garis depan perang Rusia-Ukraina.
Pemilu ini juga menarik perhatian pemimpin Eropa lainnya.
Kemenangan Trzaskowski berpotensi memperkuat koalisi pro-demokrasi di Eropa, sementara kemenangan Nawrocki bisa menghidupkan kembali politik populis seperti saat PiS memimpin dari 2015 hingga 2023.
Penentuan di Menit Terakhir
Seorang perempuan bersiap untuk memberikan suaranya dalam pemilihan presiden di Warsawa, Polandia, Minggu (1/6/2025). Foto: Petr David Josek/AP Photo
Putaran pertama pada 18 Mei menunjukkan peta kekuatan yang nyaris seimbang: Trzaskowski meraih 31 persen suara, Nawrocki 30 persen.
Kandidat dari kelompok kanan lainnya meraih lebih dari 21 persen suara—pemilih inilah yang jadi rebutan dalam putaran kedua.
"Perempuan Polandia masih belum memiliki hak yang sama dengan perempuan Eropa lainnya," kata seorang pemandu wisata dan guru di Gdansk.
"Saya berharap Trzaskowski membuka kembali perdebatan soal aborsi. Saya ingin hidup di negara yang bebas, tempat suara kami didengar."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar