terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

PDIP: Palestina Merdeka Dulu, Buka Hubungan dengan Israel Jangan Buru-buru - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
PDIP: Palestina Merdeka Dulu, Buka Hubungan dengan Israel Jangan Buru-buru
Jun 1st 2025, 14:23 by kumparanNEWS

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat menyampaikan paparannya saat membuka pembekalan kepala daerah terpilih di Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (12/2/2025). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat menyampaikan paparannya saat membuka pembekalan kepala daerah terpilih di Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (12/2/2025). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO

Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat meminta kepada pemerintah untuk hati-hati ketika membuka peluang menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.

Djarot mengimbau agar pemerintah tidak terburu-buru mengambil keputusan diplomatik sebelum two state solution atau solusi dua negara dengan Palestina tercapai.

"Sekarang Palestina masih terjajah, maka Palestina harus merdeka terlebih dahulu. Untuk kita misalnya membuka hubungan diplomatik dengan Israel, jangan terlalu buru-buru," kata Djarot usai memimpin upacara peringatan hari lahir pancasila, di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (1/6).

Warga Palestina membawa karung-karung tepung saat menyerbu gudang program Pangan Dunia PBB di Zawaida, Jalur Gaza Tengah, Rabu (28/5/2025). Foto: Abdel Kareem Hana/AP PHOTO
Warga Palestina membawa karung-karung tepung saat menyerbu gudang program Pangan Dunia PBB di Zawaida, Jalur Gaza Tengah, Rabu (28/5/2025). Foto: Abdel Kareem Hana/AP PHOTO

Djarot menuturkan, dalam amanat Undang-undang Dasar 1945 jelas disebutkan bahwa arah kebijakan bangsa kita adalah menolak segala bentuk penjajahan.

Sehingga, jika pemerintah melakukan normalisasi hubungan diplomatik dengan Israel yang masih menjajah Palestina hingga detik ini, maka hal itu melanggar undang-undang.

"Kalau kita menjadikan hubungan diplomatik nanti dulu, sepanjang masih Palestina menjadi bangsa terjajah. Tidak bisa. Karena itu bertentangan dengan undang-undang dasar," kata dia.

Sebelumnya pernyataan Presiden Prabowo mendukung two state solution (solusi dua negara) menjadi penyelesaian konflik antara Israel dan Palestina diutarakan saat pertemuan empat mata dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron pekan lalu.

"Di berbagai tempat dan forum saya sampaikan sikap Indonesia bahwa Indonesia hanya memandang penyelesaian two state solution, kemerdekaan bagi bangsa Palestina untuk mencapai perdamaian yang benar," kata Prabowo dalam konferensi pers bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5).

"Karena itu, Indonesia sudah menyampaikan begitu negara Palestina diakui oleh Israel, Indonesia siap mengakui Israel, siap membuka hubungan diplomatik dengan Israel," ungkap Prabowo.

Menurut Prabowo, two state solution juga berarti Indonesia harus mengakui hak Israel untuk berdiri sebagai negara.

"Tadi di samping itu pun saya tegaskan bahwa kita juga harus mengakui dan menjamin hak Israel untuk berdiri sebagai negara yang berdaulat dan harus juga diperhatikan dan dijamin keamanannya," ujarnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: