terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Menag Minta Jemaah Haji Sakit Tak Langsung Masuk RS Saudi: Banyak Orang Stres - my blog
Menag Nasaruddin Umar usai melaksanakan umrah. Foto: Dok. Media Center Haji
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengaku telah berkoordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi terkait kondisi kesehatan jemaah haji Indonesia.
Nasaruddin mengatakan, tim dokter dari Indonesia sebelumnya sempat dilarang untuk mengobservasi jemaah haji yang sakit di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).
"Tapi setelah dijelaskan tadi oleh dokter Taruna (Kepala BPOM) bahwa ada masalah kalau mereka (jemaah) itu mau dibawa ke rumah sakit (Arab Saudi)," kata Nasaruddin di Jeddah, Sabtu (1/6).
Seorang tenaga kesehatan mempersiapkan layanan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah, Arab Saudi, Rabu (21/5/2025). Foto: Andika Wahyu/ANTARA FOTO
Masalah yang terjadi salah satunya kesulitan bahasa. Nasaruddin mengatakan, tidak semua jemaah haji Indonesia paham bahasa Arab dan Inggris. Kondisi itu membuat jemaah yang sakit memilih menahan penyakitnya, daripada harus ke Rumah Sakit Arab Saudi.
"Jadi mereka menahan penyakitnya untuk tidak pergi ke rumah sakit, nah itu menimbulkan persoalan," ujar Nasaruddin.
Nasaruddin meminta agar KKHI untuk merawat jemaah haji Indonesia. Ia mengatakan pihak Arab Saudi menyambut positif permintaan tersebut.
"Jadi kami tadi minta supaya diberikan kesempatan kepada kami untuk merawat di dalam klinik kami, jangan langsung mau dibawa ke sana (RS Arab Saudi), itu banyak orang yang stres di situ ya. Menahan rasa sakitnya, mereka takut pergi ke rumah sakit karena tidak ada pendampingnya di situ dan mereka lebih nyaman diobati oleh dokter-dokternya," ungkap Nasaruddin.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengecek persiapan layanan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah, Arab Saudi, Rabu (21/5/2025). Foto: Andika Wahyu/ANTARA FOTO
Nasaruddin menuturkan, sudah ada kesepakatan yang diambil antara kedua belah pihak. KKHI bakal diperbolehkan untuk merawat jemaah yang sakit tertentu.
"Tetapi kalau ada yang gawat itu memang tidak ada cara lain, harus segera dibawa ke rumah sakit (Arab Saudi) dengan caranya," tutur Nasaruddin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar