terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Korban Tewas Longsor Tambang Cirebon: Pemecah Batu hingga Kuli Angkut - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Korban Tewas Longsor Tambang Cirebon: Pemecah Batu hingga Kuli Angkut
Jun 1st 2025, 18:59 by kumparanNEWS

Kapolres Subang AKBP Sumarni. Foto: Dok. Istimewa
Kapolres Subang AKBP Sumarni. Foto: Dok. Istimewa

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni mengungkap korban tewas longsor galian C tambang Gunung Kuda, Cirebon adalah para pekerja pemecah batu dan kuli angkut.

"Terkait pekerja tambang itu rata-rata korban yang meninggal dunia ini adalah pemecah batu dan kuli yang memuat batu ke truk," kata Sumarni di Cirebon, Jawa Barat pada Minggu (1/6).

Sumarni mengatakan, korban itu bukan pegawai dari pengelola tambang Koperasi Pondok Pesantren Al Azhariyah. Namun, pekerja lepas yang menambang di sana.

"Jadi bukan karyawan dari koperasi tersebut ya, tapi adalah warga masyarakat yang bekerja memecah batu dan memuat pecahan batu tersebut ke pembeli. Jadi yang membayar si pekerja ini adalah pembeli. Driver yang ditugaskan untuk membawa, jadi membayarnya adalah pembelinya," jelasnya.

Proses evakuasi korban longsor tambang batu, di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (30/5). Foto: Dok. Humas Polda Jabar
Proses evakuasi korban longsor tambang batu, di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (30/5). Foto: Dok. Humas Polda Jabar

Sementara itu, Sumarni menyebut sudah menetapkan dua orang tersangka atas kejadian tersebut. Dua orang itu berinisial AK dan AR sebagai Ketua Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) Al Azhariyah dan Kepala Teknik Tambang (KTT) Kopontren Al Azhariyah.

Mereka ditetapkan sebagai tersangka lantaran dianggap tidak mengindahkan surat peringatan yang dikeluarkan oleh Kantor Cabang Dinas ESDM VII Cirebon bahwa aktivitas pertambangan tersebut berbahaya.

"Tersangka AR sesuai dengan arahan tersangka AK tetap melaksanakan kegiatan operasional pertambangan dengan tidak mengindahkan keselamatan dan kesehatan kerja atau K3. Akibat dari pelaksanaan kegiatan pertambangan tersebut menyebabkan terjadinya longsor sehingga menimbulkan korban jiwa yang sampai saat ini sudah ditemukan 19 orang," paparnya.

Longsor di tambang batu galian C Gunung Kuda terjadi pada Jumat (30/5). Penyebab longsor berasal dari kesalahan dalam metode penambangan.

Tim gabungan yang terdiri dari Polisi, TNI, dan relawan terus melakukan pencarian korban. Namun, proses evakuasi menghadapi tantangan karena kondisi tanah yang labil dan adanya longsor susulan.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: