terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Negosiasi Tarif Trump, Prabowo Bakal Kirim Proposal dan Tempuh Jalur Diplomasi - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Negosiasi Tarif Trump, Prabowo Bakal Kirim Proposal dan Tempuh Jalur Diplomasi
Apr 7th 2025, 14:59, by Angga Sukmawijaya, kumparanBISNIS

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bersiap mengikuti rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/3/2025). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bersiap mengikuti rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/3/2025). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

Presiden Prabowo Subianto menegaskan sikap Indonesia terhadap pengenaan tarif resiprokal Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak akan mengenakan tarif balasan atau retaliasi, melainkan hanya akan negosiasi.

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah sudah melakukan komunikasi intens dengan pemerintah AS, salah satunya US Trade Representative (USTR). Pihak AS pun menunggu proposal lebih lanjut dari Indonesia.

Airlangga mengatakan, proses negosiasi yang tengah berlangsung ini selalu dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto yang meminta Indonesia tetap berada di jalur diplomasi.

"Dalam waktu dekat USTR menunggu proposal konkret dari Indonesia dan tentu hari ini kami selalu berkomunikasi dengan Bapak Presiden," katanya saat konferensi pers, Senin (7/4).

Laporan kepada Prabowo, kata dia, langsung dilakukan setelah Trump mengumumkan tarif resiprokal, hingga sebelum diskusi Airlangga bersama Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim. Selanjutnya Prabowo juga menunggu hasil diskusi pemerintah bersama asosiasi pengusaha yang dilaksanakan hari ini.

Airlangga melanjutkan, Indonesia bersama beberapa negara ASEAN yang terkena tarif akan mengajukan beberapa kesepakatan kepada pemerintah AS, berkaitan dengan kemudahan impor hingga potensi penurunan bea masuk dan berbagai pungutan perpajakan.

Presiden AS Donald Trump berbicara kepada wartawan saat berada di pesawat Air Force One, dalam perjalanan menuju Pangkalan Gabungan Andrews pada tanggal 6 April 2025. Foto: MANDEL NGAN / AFP
Presiden AS Donald Trump berbicara kepada wartawan saat berada di pesawat Air Force One, dalam perjalanan menuju Pangkalan Gabungan Andrews pada tanggal 6 April 2025. Foto: MANDEL NGAN / AFP

Kesepakatan itu akan dituangkan melalui Trade Investment Framework Agreement (TIFA) yang secara bilateral ditandatangani pemerintah Indonesia dan AS pada tahun 1996, hingga kebijakan non tarif measures.

Sebab, saat ini AS mengalami defisit neraca perdagangan dengan Indonesia hingga USD 18 miliar. Dengan berbagai kemudahan tersebut, diharapkan angka yang defisit itu bisa membaik, alias nilai impor AS ke Indonesia diharapkan semakin meningkat.

Adapun komoditas yang akan diutamakan yakni 10 komoditas utama yang diimpor AS kepada Indonesia. Nilai impor terbesar meliputi produk kedelai, propan, butane, hingga produk permesinan.

"Arahan Bapak Presiden bagaimana delta daripada impor ekspor kita yang bisa sampai 18 bilion dolar diisi dengan produk-produk yang kita impor termasuk gandum, cotton, bahkan juga salah satunya adalah produk migas," tutur Airlangga.

Selain itu, lanjut Airlangga, pemerintah Indonesia juga akan membuka peluang keterlibatan AS yang lebih besar kepada Proyek Strategis Nasional (PSN), misalnya proyek kilang minyak yang komponennya akan diimpor dari AS.

Airlangga memastikan pemerintah Indonesia membuka negosiasi terkait penurunan pungutan impor kepada AS, tidak hanya bea masuk yang sudah terbilang rendah, namun juga PPh hingga PPN impor.

"Sebetulnya tarif impor kita terhadap produk yang diimpor Amerika relatif rendah, 5 persen bahkan untuk wheat maupun soya bean itu sudah 0, hal lain tentu kita akan lihat terkait PPh dan PPN impor, kemudian yang lain tentu kita meningkatkan jumlah volume beli sehingga trade deficit yang 18 billion itu bisa dikurangkan," ujarnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: