terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Naik Gunung Merapi saat Berstatus Siaga Level III, 20 Orang Diamankan - my blog
Sebanyak 20 orang pendaki Gunung Merapi diamankan oleh petugas Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) dan petugas kepolisian. Mereka naik gunung secara ilegal.
Dikutip dari laman PVMBG, Saat ini Gunung Merapi berstatus siaga atau level III. Pendakian di gunung yang berada di wilayah Jateng dan DIY itu masih ditutup.
"Petugas kami yang bertugas di seksi pengelolaan TN wilayah Boyolali, dibantu pihak kepolisian baru mengamankan sekitar 20 orang pendaki ilegal," kata Kepala Balai TNGM M Wahyudi dikonfirmasi, Minggu (13/4).
Wahyudi menceritakan 20 pendaki ilegal itu kaget ketika turun sudah ada petugas yang menunggu.
"Mereka kaget. Tidak menyangka ketika turun dari atas sudah ditunggu petugas. Kendaraan mereka sudah diamankan lebih dulu," katanya.
Saat ini mereka tengah dimintai keterangan di Polsek Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, satu persatu.
Dari Pelajar, Mahasiswa, hingga Sudah Kerja
Dari hasil pemeriksaan sementara 20 orang ini berstatus dari pelajar, mahasiswa, hingga sudah bekerja.
"Mereka naik tadi pagi jam 2 pagi untuk menghindari dilihat masyarakat maupun petugas Balai TNGM," katanya.
"Sementara dari kartu pengenal diketahui ada yang berasal dari Kabupaten Sragen, Solo, Klaten dan DIY," jelasnya.
Wahyudi menjelaskan, kemungkinan mereka saling berkomunikasi dan sudah janjian naik gunung sebelumnya.
"Proses pemeriksaan masih berlangsung jadi saya belum bisa beri keterangan lengkap," katanya.
Soal sanksi juga akan menunggu hasil pemeriksaan. "Sanksi nanti menunggu hasil pemeriksaan ya, karena kita perlu gali motifnya. Tapi pasti kita akan beri sanksi kepada yang bersangkutan," pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar