terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Istana Pastikan RUU Polri dan Kejaksaan Dibahas Tahun Ini - my blog
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjawab pertanyaan wartawan saat dijumpai di Kompleks DPR, Jakarta, Sabtu (1/2/2025). Foto: Muhammad Fhandra Hardiyon/kumparan
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa Revisi Undang-undang Polri dan Kejaksaan akan dibahas pada tahun ini sesuai dengan rencana awal.
"[RUU Polri dan Kejaksaan dibahas tahun ini] Kalau sesuai dengan agenda, iya," kata Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (21/4).
Namun demikian, Prasetyo menegaskan bahwa substansi daripada kedua RUU tersebut akan dibahas lebih jauh lagi nantinya.
"Tapi bahwa substansi, isi, nanti akan kita bahas lebih dalam lagi," ujar dia.
Ilustrasi polisi. Foto: Shutterstock
Prasetyo juga membantah bahwa RUU Polri akan membuat lembaga tersebut semakin super power. Pasalnya, sampai saat ini RUU tersebut belum dibahas.
"Super powernya di mana? Wong kita isinya belum kita bahas kok," pungkasnya.
Sebelumnya Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad angkat bicara mengenai Revisi UU Polri. Dasco memberi sinyal jika UU Polri berpotensi direvisi.
"Jadi begini kita akan memasuki masa sidang nanti kita akan putuskan beberapa hal mengenai beberapa undang-undang yang pada saat ini dibahas," kata Dasco meski tak menyebut secara langsung terkait UU Polri, pada Rabu (2/4).
Dasco mengatakan, sejumlah undang-undang itu nantinya akan dikoordinasikan dengan masing-masing ketua fraksi di DPR.
Ketua Harian DPP Gerindra itu menegaskan, sebelum masa reses, DPR telah sepakat ada kebijakan yang baru tentang pembahasan undang-undang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar