terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Kronologi Anggota Brimob Diduga Tembak Warga di Tambang Ratatotok Versi Polisi - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Kronologi Anggota Brimob Diduga Tembak Warga di Tambang Ratatotok Versi Polisi
Mar 11th 2025, 15:57, by Tim Manado Bacirita, Manado Bacirita

Wakapolda Sulawesi Utara, Brigjen Pol Bahagia Dachi (paling kiri), saat menunjukkan barang bukti kasus kericuhan di tambang Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara, yang berujung adanya dugaan penembangan warga hingga tewas.
Wakapolda Sulawesi Utara, Brigjen Pol Bahagia Dachi (paling kiri), saat menunjukkan barang bukti kasus kericuhan di tambang Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara, yang berujung adanya dugaan penembangan warga hingga tewas.

MANADO - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut) memastikan jika penanganan kasus penembakan seorang warga bernama Fernando Tongkotow asal Desa Basaan, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), yang diduga dilakukan anggota Brimob, akan berlangsung secara profesional dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Dalam jumpa pers yang digelar Selasa (11/3), Wakapolda Sulut, Brigjen Pol Bahagia Dachi, mengatakan instruksi dari Kapolda Sulut, Irjen Pol Roycke Harry Langie, jika memang terbukti ada kelalaian dari anggota kepolisian pada kejadian tersebut, maka harus mendapatkan tindakan tegas.

"Dalam hal ini, kasus terus berproses di didang Propam. Dan Pak Kapolda sudah perintahkan jika anggota kita melakukan pelanggaran, maka kita akan jatuhkan hukuman seberat-beratnya," ujar Bahagia.

Lebih lanjut, Bahagia membeberkan kronologi kejadian sesuai dengan hasil penyelidikan yang dilakukan. Menurutnya, kejadian yang terjadi pada Senin (10/3) dini hari itu, bermula dari kericuhan warga yang terjadi.

Menurut Bahagia, saat itu sekelompok masyarakat masuk ke area tambang rakyat dengan membawa senjata tajam.

Pihak kepolisian yang saat itu bertugas untuk mengamankan kericuhan, awalnya telah berupaya menyampaikan teguran. Namun kelompok tersebut enggan mengindahkan teguran itu dan terus merangsek naik sehingga keadaan menjadi tak terkendali.

Karena situasi yang tak terkendali itu, akhirnya anggota kepolisian melepaskan tembakan peringatan hingga beberapa kali untuk mengingatkan warga agar tidak lagi melakukan kericuhan.

"Anggota kita berusaha menyampaikan secara baik kepada masyarakat, tetapi karena tidak diindahkan, maka anggota kita melepaskan tembakan peringatan beberapa kali. Dan saat itu massa tidak bisa dibendung, anggota kita terdesak maka terjadilah penembakan," ujar Bahagia.

Lebih lanjut, Bahagia mengatakan jika kasus ini telah ditangani secara intensif oleh Propam Polda Sulut. Menurutnya, anggota kepolisian yang diduga melakukan penembakan pun telah dimintai keterangan.

"Bila nantinya ditemukan ada kelalaian yang dilakukan oleh anggota kepolisian dalam kejadian itu, maka dipastikan akan diberikan sanksi tegas," kata Bahagia kembali.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: