terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Draft RUU KUHAP: Advokat Bisa Dampingi Saksi, Tak Cuma Tersangka - my blog
Komisi III DPR RI mulai merumuskan revisi UU Nomor 8 Tahun 1981 tentang KUHAP. Salah satu penambahan aturan dalam aturan tersebut adalah soal advokat yang bisa mendampingi saksi saat pemeriksaan.
"KUHAP baru memperkuat peran advokat. Nah, di sini bahkan kita ada satu bab khusus, yaitu KUHAP baru yang menguatkan peran advokat," kata Ketua Komisi III Habiburokhman kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/3).
Habiburokhman mengatakan peran advokat ini diperluas dari UU KUHAP yang saat ini masih berlaku. Dalam beleid rancangan tersebut, Komisi III membuat satu bab khusus mengenai peran advokat.
"Kemudian advokat juga bisa melakukan pendampingan terhadap saksi. Dan di KUHAP yang lama itu advokat hanya diatur dan mendampingi tersangka," papar politikus Gerindra itu.
Mantan Komisaris PT TEP Saut Irianto Rajagukguk (kedua kiri) dan mantan Dirut PT Totalindo Eka Persada (TEP) Donald Sihombing (kiri) berdiskusi dengan kuasa hukumnya saat menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (12/2/2025). Foto: Indrianto Eko Suwarso/ANTARA FOTO
Dalam draft Komisi III, advokat dipecah dalam satu bab yakni pada Bab VII Advokat dan Bantuan Hukum, tepatnya diatur pada Pasal 140 dan hak dari Advokat diatur pada Pasal 141.
Bab tersebut mengatur peran advokat untuk melakukan pembelaan dan mendampingi orang yang menjalani proses peradilan pidana baik dalam pemeriksaan maupun di luar pemeriksaan sesuai dengan etika profesi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar