terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Ratusan Sapi di DIY Kena PMK, Fakultas Peternakan UGM Bentuk Satgas - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Ratusan Sapi di DIY Kena PMK, Fakultas Peternakan UGM Bentuk Satgas
Jan 6th 2025, 12:20, by Salmah Muslimah, kumparanNEWS

Petugas menyuntikkan vaksin cavac penyakit mulut dan kuku (PMK) ke sapi ternak di Peternakan Mutiara Halim, Cipondoh, Tangerang, Banten, Selasa (14/5/2024). Foto: ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin
Petugas menyuntikkan vaksin cavac penyakit mulut dan kuku (PMK) ke sapi ternak di Peternakan Mutiara Halim, Cipondoh, Tangerang, Banten, Selasa (14/5/2024). Foto: ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin

Fakultas Peternakan (Fapet) UGM akan membentuk satgas penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Hal ini menyusul melonjaknya kasus PMK di DIY dan nasional.

"Ini mendorong Fapet UGM memutuskan untuk membentuk Satgas," kata Dekan Fapet UGM Prof Budi Guntoro dalam keterangannya, Senin (6/1).

Satgas PMK UGM akan bertugas pada pencegahan dan penanganan yang cepat dan sistematis. Tim dosen Fapet UGM juga telah ke lapangan dan melakukan survei pada hewan ternak di Gunungkidul yang terjangkit PMK.

"Survei awal ke lokasi ternak yang terkena PMK sudah dilakukan," katanya.

Menurut Budi, langkah penting yang perlu dilakukan adalah biosecurity.

Biosecurity adalah tindakan untuk mencegah penularan penyakit atau kontaminasi ke dalam atau keluar dari suatu tempat. Dalam hal ini untuk melindungi ternak dari virus sejak dini.

Petugas memberikan vaksin penyakit mulut dan kaki (PMK) kepada seekor sapi di sebuah kandang di Lhoong, Aceh, Selasa (26/7/2022). Foto: Chaideer Mahyuddin/AFP
Petugas memberikan vaksin penyakit mulut dan kaki (PMK) kepada seekor sapi di sebuah kandang di Lhoong, Aceh, Selasa (26/7/2022). Foto: Chaideer Mahyuddin/AFP

"Keamanan ternak maupun manusia dan lingkungan menjadi prioritas. Untuk itu diperlukan beberapa tindakan nyata seperti pengawasan lalu-lintas keluar masuk kandang hingga isolasi ternak yang terkena PMK," katanya.

Penyakit mulut dan kuku (PMK) kembali muncul di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Data dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY ada ratusan kasus sapi terpapar PMK per 1 Januari 2025.

Petugas menyuntikkan vaksin cavac penyakit mulut dan kuku (PMK) ke sapi ternak di Peternakan Mutiara Halim, Cipondoh, Tangerang, Banten, Selasa (14/5/2024). Foto: ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin
Petugas menyuntikkan vaksin cavac penyakit mulut dan kuku (PMK) ke sapi ternak di Peternakan Mutiara Halim, Cipondoh, Tangerang, Banten, Selasa (14/5/2024). Foto: ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin

"Kasus 824 ekor sapi (terpapar), yang mati 21. (Data) Per tanggal 1 Januari," kata Kepala DPKP DIY Syam Arjayanti dikonfirmasi wartawan, Sabtu (4/1).

Data ini diperoleh dari Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (ISIKHNAS).

Dari jumlah tersebut, Syam mengatakan terbanyak ada di Kabupaten Gunungkidul.

"Gunungkidul (terbanyak) 415 (ekor)," katanya.

Sejumlah upaya telah dilakukan untuk menangani penyakit ini. Vaksinasi juga telah menyasar ke 1.250 ekor.

"Teman-teman pada sibuk pengobatan, biosecurity, belum sempat memasukkan data (terkini yang tervaksin)," ujarnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: