terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Menkes: Yang Meningkat di China Kasus Influenza, Bukan HMPV - my blog
Jan 6th 2025, 12:03, by Wisnu Prasetiyo, kumparanNEWS
Menkes Budi Gunadi Sadikin saat ditemui kumparan di kantornya, Jakarta, Senin (6/2/2023). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meluruskan kabar mengenai peningkatan kasus penyakit di China yang sempat dikaitkan dengan virus Human Metapneumovirus (HMPV).
Ia menjelaskan bahwa lonjakan kasus di China pada 2024 bukan disebabkan oleh HMPV, melainkan virus influenza.
"apakah HMPV naik tinggi di China tahun 2024? Tidak benar juga. Sudah dibantah sama pemerintah China, sudah dibantah juga oleh WHO. Jadi itu hoaks berita itu ya teman-teman," ujar Budi dalam wawancara di Auditorium Herman Susilo, Ditjen Tenaga Kesehatan, Jakarta Selatan, Senin (6/1).
Budi menjelaskan bahwa setiap musim dingin, negara-negara dengan empat musim, termasuk China, kerap mengalami peningkatan kasus penyakit pernapasan.
"Yang naik di China itu virusnya bukan HMPV. Yang naik di China itu virusnya H1N1. Virus influenza biasa," ungkapnya.
Menurut Budi, HMPV hanya menempati peringkat ketiga dari sisi prevalensi di China, jauh di bawah influenza.
"HMPV itu ranking nomor tiga di China. Dari sisi prevalensi. Jadi itu tidak benar," jelasnya.
Ilustrasi virus HMPV. Foto: Pete Hansen/Shutterstock
Ia menegaskan bahwa isu tentang HMPV sebagai penyebab utama lonjakan kasus di negara tersebut tidak benar.
Budi juga membantah klaim bahwa HMPV mematikan.
"Tidak benar yang ketiga, HMPV ini mematikan. Itu tidak benar. HMPV ini tidak mematikan, Sama seperti flu biasa," katanya.
Ia menambahkan bahwa HMPV sudah ditemukan sejak 2001 dan sudah ada di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
"Apakah HMPV ini ada di Indonesia? HMPV ini sudah ada di Indonesia sudah lama. Kalau dicek, apakah sekarang ada? Ada," ujarnya.
Terkait ramainya perbincangan tentang HMPV di media sosial, Budi meminta masyarakat untuk tidak panik. Ia mengingatkan pentingnya menjaga daya tahan tubuh agar terhindar dari penyakit.
"Supaya nggak panik, ya teman-teman, semua orang kena flu, kalau daya tahan tubuh kita baik, itu otomatis akan bisa ditangani oleh sistem imun kita. Jadi nomor satu, tidur yang cukup, makan yang cukup, olahraga yang cukup. Kalau sudah mulai batuk pilek, istirahat," imbaunya.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker, terutama saat berinteraksi dengan orang yang sedang sakit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar