terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Besok, Program Makan Bergizi Gratis Dimulai: Ini Lokasi untuk Provinsi Lampung - my blog
Lampung Geh, Bandar Lampung – Badan Gizi Nasional (BGN) akan memulai pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (6/1). Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap makanan bergizi.
BGN telah menyiapkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai unit pelaksana yang bertugas menyediakan makanan untuk para penerima manfaat.
Pada tahap awal, terdapat 190 titik SPPG atau dapur layanan gizi yang akan beroperasi di seluruh Indonesia. Di Provinsi Lampung, terdapat 4 lokasi dapur layanan gizi, yaitu:
- Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah
- Kecamatan Pringsewu, Pringsewu
- Kecamatan Baradatu, Way Kanan
- Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa program ini akan menjangkau sekitar 3 juta penerima manfaat di tahap awal dan akan terus diperluas hingga mencapai 17 juta penerima pada akhir 2025.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi Provinsi Lampung, Zaidirina, menyatakan bahwa Lampung siap mendukung program ini dengan mendirikan 1.000 BUMDes dapur umum.
"Di Lampung, ada sekitar 1.000 BUMDes yang siap mendirikan dan mengelola dapur umum. Hal ini telah disampaikan oleh Menteri Desa saat kunjungan ke sini. Namun, kami masih menunggu petunjuk teknis lebih lanjut terkait pengelolaan dapur umum tersebut," ujar Zaidirina, dikutip dari ANTARA pada 2 Januari 2025.
Program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. (Ansa/Put)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar