terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Profil Assad, Presiden Suriah yang 'Digulingkan' Oposisi Usai 24 Tahun Berkuasa - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Profil Assad, Presiden Suriah yang 'Digulingkan' Oposisi Usai 24 Tahun Berkuasa
Dec 8th 2024, 14:56, by Tiara Hasna R, kumparanNEWS

Bashar al-Assad. Foto: Reuters
Bashar al-Assad. Foto: Reuters

Presiden Suriah Bashar al-Assad, sosok yang pernah dipuja sebagai harapan reformasi, kini menjadi simbol kejatuhan rezim otoriter yang bertahan selama lebih dari dua dekade.

Pada Minggu (8/12), pemberontakan di Suriah berhasil menggulingkan Assad, mengakhiri kekuasaan keluarga yang telah berlangsung 54 tahun.

Siapa Itu Bashar al-Assad?

Assad merupakan anak mantan Presiden Suriah, Hafez al-Assad.

Hafez merupakan Presiden Suriah sejak 1971. Jenderal militer itu mengambil alih kekuasaan melalui kudeta pada 1970, memimpin Suriah dengan tangan besi selama hampir tiga dekade.

Ia menerapkan ideologi nasionalisme Arab sekuler dan membangun hubungan erat dengan Iran, Hizbullah, dan kelompok militan Palestina.

Mantan Presiden Suriah Hafez al-Assad. Foto: REUTERS/Pool AFP
Mantan Presiden Suriah Hafez al-Assad. Foto: REUTERS/Pool AFP

Rezim Hafez dikenal karena kontrol ketat terhadap rakyatnya, dengan polisi rahasia yang menekan segala bentuk perbedaan pendapat.

Kemudian, Hafez meninggal dunia. Pada 2000, Assad yang masih berusia 34 tahun merupakan seorang dokter mata. Namun, ia naik takhta lantaran sang kakak tewas dalam kecelakaan.

Saat Assad menggantikan ayahnya, banyak yang memandangnya sebagai seorang pemimpin muda berpendidikan Barat yang akan membawa angin perubahan.

Tapi harapan itu pudar ketika Assad menanggapi protes anti-pemerintah pada 2011 dengan kekerasan brutal, mengadopsi taktik keras ayahnya untuk mempertahankan kekuasaan.

Reformasi Ekonomi yang Tidak Merata

 Pemimpin tertinggi Iran, Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, kanan, berbicara dengan Presiden Suriah Bashar Assad dalam sebuah pertemuan di Teheran, Iran, Kamis, 30 Mei 2024. Foto: Office of the Iranian Supreme Leader via AP, File
Pemimpin tertinggi Iran, Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, kanan, berbicara dengan Presiden Suriah Bashar Assad dalam sebuah pertemuan di Teheran, Iran, Kamis, 30 Mei 2024. Foto: Office of the Iranian Supreme Leader via AP, File

Alih-alih membuka ruang politik, Assad memusatkan perhatian pada reformasi ekonomi. Ia melonggarkan kontrol negara atas perekonomian, membuka pintu bagi investasi asing, dan memperkenalkan bank swasta.

Di bawah kepemimpinannya, Damaskus dan kota-kota lain menyaksikan perkembangan pusat perbelanjaan, restoran, serta peningkatan pariwisata. Namun, reformasi ini lebih banyak menguntungkan elite kota, termasuk keluarganya sendiri.

Sepupunya, Rami Makhlouf, menjadi salah satu pengusaha terkaya di Suriah, mengendalikan berbagai sektor ekonomi.

Ketimpangan sosial semakin tajam, terutama di pedesaan, yang terabaikan oleh kebijakan Assad.

Kekeringan parah yang melanda Suriah pada 2006-2010 memperburuk situasi, memaksa ratusan ribu petani bermigrasi ke kota-kota besar, menciptakan tekanan sosial dan ekonomi yang luar biasa.

Dari Dokter ke Diktator

Presiden Suriah Bashar al-Assad Foto: SANA/Handout via Reuters
Presiden Suriah Bashar al-Assad Foto: SANA/Handout via Reuters

Lulusan oftalmologi di London itu awalnya dikenal sebagai penggemar teknologi yang cenderung pendiam.

Transformasinya dari dokter mata menjadi pemimpin otoriter memuncak saat menghadapi gelombang "Musim Semi Arab".

Protes damai yang dimulai pada Maret 2011 berubah menjadi perang saudara setelah tindakan keras rezim terhadap demonstran.

Dengan dukungan dari Iran dan Rusia, Assad mengerahkan militernya untuk menggempur wilayah-wilayah oposisi.

Kota-kota hancur, jutaan warga mengungsi ke negara-negara tetangga dan Eropa, dan sekitar 500 ribu nyawa melayang dalam konflik berkepanjangan.

Di balik itu, Assad menghadapi tuduhan penyiksaan sistematis dan eksekusi tanpa pengadilan di pusat-pusat penahanan pemerintah.

Runtuhnya Kekuasaan

Warga merayakan kemenangan di samping pejuang antipemerintah di Lapangan Umayyah di Damaskus, Suriah, Minggu (8/12/2024). Foto: Louai Beshara / AFP
Warga merayakan kemenangan di samping pejuang antipemerintah di Lapangan Umayyah di Damaskus, Suriah, Minggu (8/12/2024). Foto: Louai Beshara / AFP

Hampir 14 tahun sejak perang saudara dimulai, Assad akhirnya digulingkan oleh serangan kelompok oposisi pada November lalu.

Pasukan pemerintah runtuh, Assad diduga kuat kabur dari negaranya. Pada Minggu (8/12), oposisi menguasai Damaskus dan mendeklarasikan berakhirnya 54 tahun kekuasaan dinasti Assad.

Kepergian Assad pun meninggalkan warisan kelam. Meski demikian, banyak rakyat Suriah menyambut perubahan ini dengan harapan baru.

"Hari ini adalah akhir dari 54 tahun kekuasaan keluarga Assad di Suriah. Ini adalah satu-satunya rezim yang saya kenal sepanjang hidup saya," kata seorang dokter Suriah-Amerika yang mengorganisasi misi medis ke Suriah, dokter Zaher Sahloul.

"Saya tidak sering menangis di masa dewasa saya, tetapi hari ini saya menangis. Sudah empat belas tahun penuh kengerian. Ini adalah momen Tembok Berlin kita," katanya kepada Guardian.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: