terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Rekapitulasi Pilkada Terhambat, KPU Ungkap Ada Penyekapan Petugas di Papua - my blog
Dec 13th 2024, 15:29, by Wisnu Prasetiyo, kumparanNEWS
Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin saat dijumpai usai rapat dengan Menkopolkam Budi Gunawan, Senin (25/11/2024). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Ketua KPU RI Mochammad Afiffudin mengungkap alasan yang membuat proses rekapitulasi suara pilkada di sejumlah daerah terhambat.
Salah satunya disebabkan oleh konflik yang menyangkut masalah keamanan di Papua yang membuat proses rekaputulasi terhambat dan tidak bisa diselesaikan tepat waktu.
"Di antaranya adalah persoalan keamanan dan dinamika lokal yang sampai hari ini kami masih berusaha dan berkomunikasi intensif dengan teman-teman terutama di beberapa provinsi," kata Afif dalam konferensi pers di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (13/12).
Beberapa peristiwa terjadi di Kabupaten Mamberamo Raya dan Kabupaten Jayapura di Provinsi Papua.
Lalu Kabupaten Lanny Jaya dan Kabupaten Tolikara di Provinsi Papua Pegunungan. Serta Kabupaten Puncak, Kabupaten Puncak Jaya, dan Kabupaten Paniai di Provinsi Papua Tengah.
Sejumlah warga menunggu giliran memberikan hak suaranya dalam Pilkada 2024 di salah satu TPS di wilayah masyarakat adat Knasaimos, Distrik Saifi, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, Rabu (27/11/2024). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO
"Sebagaimana kita tahu tantangan masalah keamanan di sana masih berlangsung. Dalam situasi ini kemudian kami membahas bersama mencarikan alternatif-alternatif yang kemudian kami tuangkan dalam surat yang sudah kami berikan," katanya.
Afif bahkan mengungkap ada beberapa petugas yang disekap selama proses pelaksanaan pilkada serentak ini berlangsung,
Berita seputar teman-teman disekap dan seterusnya juga ada dalam proses-proses itu," kata Afif.Personel Polres Intan Jaya berupaya memberikan pemahaman ke warga agar tidak saling menyerang. Foto: Humas Polda Papua/HO/ANTARA
Untuk saat ini KPU RI mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan KPU daerah untuk meminimalisir konflik yang terjadi.
Salah satu upayanya adalah dengan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan pihak TNI, Bawaslu, dan para saksi.
Namun jika kondusi tetap tidak kondusif, maka Afif mengusulkan agar proses rekapitulasi dilakukan di daerah yang lebih aman.
Seorang warga berjalan usai mencoblos surat suara Pilkada 2024 di salah satu TPS di wilayah masyarakat adat Knasaimos, Distrik Saifi, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, Rabu (27/11/2024). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO
"Dengan pertimbangan dan berkomunikasi dengan para pihak polisian dan juga TNI untuk keamanan, kemudian dengan Bawaslu dan saksi paslon, kami menyarankan seandainya daerah tersebut memang tidak konfusif itu kemudian ditarik, dipindahkan ke daerah yang dianggap aman," pungkasnya.
KPU RI memberikan tenggat waktu bagi KPUD untuk segera mengelesaikan proses rekapitulasi maksimal tanggal 14 Desember 2024 untuk tingkat kabupaten dan maksimal 16 Desember 2024 untuk tingkat provinsi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar