terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Pimpinan Baru KPK Sudah Disahkan DPR, OTT Akan Tetap Ada? - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Pimpinan Baru KPK Sudah Disahkan DPR, OTT Akan Tetap Ada?
Dec 5th 2024, 12:39, by Abid Raihan, kumparanNEWS

Ilustrasi kasus KPK Foto: Basith Subastian/kumparan
Ilustrasi kasus KPK Foto: Basith Subastian/kumparan

DPR sudah mengesahkan lima orang sebagai Pimpinan KPK. Kelimanya tinggal menjalani pembacaan sumpah sebagai Pimpinan KPK pada 20 Desember 2024.

Lantas, apakah Pimpinan baru KPK masih akan tetap melakukan OTT? Mengingat salah satu calon Pimpinan KPK pernah menyatakan akan meniadakan OTT.

"Ya, sebagaimana apa yang saya sampaikan pada saat fit proper OTT tetap lanjut," kata Ketua KPK Terpilih Setyo Budiyanto usai mengikuti Rapat Paripurna DPR di gedung Parlemen, Jakarta pada Kamis (5/12).

Calon Pimpinan (Capim) KPK Setyo Budianto mengikuti uji kelayakan dan kepatutan bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/11/2024).  Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO
Calon Pimpinan (Capim) KPK Setyo Budianto mengikuti uji kelayakan dan kepatutan bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/11/2024). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO

Dalam fit and proper test, sebagian besar Anggota Komisi III mempertanyakan soal OTT yang dilakukan KPK. Salah satu Capim yang juga petahana, Johanis Tanak, kemudian menyatakan bahwa dia akan meniadakan OTT KPK.

Pernyataan yang kemudian disambut tepuk tangan sejumlah anggota Komisi Hukum. Johanis Tanak pun kemudian termasuk salah satu Pimpinan KPK 2024-2029 yang dipilih DPR.

Setyo mengatakan bahwa diskusi soal OTT hanya untuk mengganti namanya saja, bukan untuk menghilangkannya.

"Sebenarnya kan ini hanya diskusinya terkait masalah penamaan ya, gitu. Apa, nomenklatur, kemudian tidak penamaan, apa yang saya sampaikan tadi. Menurut saya nggak ada masalah lagi," tuturnya.

"Saya yakin semuanya masih sepakat loh, masalah itu. Karena kalau saya sebut itu, ya dalam pengalaman saya selama saya bertugas di KPK," tambahnya.

Setyo menyebut soal OTT akan dilakukan lebih selektif dengan pembahasan lebih lanjut dengan Pimpinan lainnya. Menurutnya, ia belum bertemu Johanis Tanak yang disebut ingin menghapus OTT untuk membahas perihal ini.

"Saya yakin itu hanya sifatnya apakah penjelasan beliau dari sisi nomenklatur atau dari sisi penamaan saja, atau memang beliau tidak setuju," ucapnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: