terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Kata Dokter soal Penyebab Anak Tiba-tiba Muntah Berulang - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Kata Dokter soal Penyebab Anak Tiba-tiba Muntah Berulang
Dec 2nd 2024, 12:26, by Eka Nurjanah, kumparanMOM

Ilustrasi anak mual dan muntah. Foto: MIA Studio/Shutterstock
Ilustrasi anak mual dan muntah. Foto: MIA Studio/Shutterstock

Artis Glenn Alinskie membagikan video di akun Instagram pribadinya @glennalinskie, saat sang anak, Dante Oliver Alinskie, tengah dirawat di rumah sakit. Ya Moms, Dante dilarikan ke rumah sakit karena muntah berulang hingga 7 kali saat sedang makan malam di rumah.

Setelah diperiksa dokter, ternyata ada bakteri di saluran pencernaan Dante. Semoga Dante lekas sehat, ya.

Penyebab Anak Muntah Berulang Kali

Dokter Spesialis Anak, dr. Aisya Fikritama, Sp. A menjelaskan, muntah sebenarnya merupakan salah satu mekanisme pertahanan tubuh anak untuk mengeluarkan racun yang tertelan.

Muntah berulang kali pada anak umumnya didahului rasa mual. Kemudian saat mual, anak akan terlihat pucat, berkeringat, dan tidak nafsu makan.

''Sebagian besar kasus anak muntah itu disebabkan oleh karena gastroenteritis atau infeksi saluran pencernaan. Selain menyebabkan anak muntah, gastroenteritis bisa menyebabkan mual, sakit perut, dan diare," kata dr. Aisya saat dihubungi kumparanMOM, Minggu (1/12).

Ilustrasi anak mual dan muntah. Foto: MIA Studio/Shutterstock
Ilustrasi anak mual dan muntah. Foto: MIA Studio/Shutterstock

Nah Moms, berikut adalah beberapa penyebab muntah berulang pada anak:

1. Gastroenteritis atau Infeksi Saluran Pencernaan

Bila kondisi ini dibiarkan maka bisa mengakibatkan anak muntah dan dehidrasi. Gejalanya biasanya timbul 12 sampai 48 jam setelah paparan kuman dalam tubuh. Selain muntah, si kecil juga bisa mengalami diare dan kram perut.

Anak-anak terutama bayi yang tidak cukup minum dan diare, bisa mengalami dehidrasi sehingga tubuhnya yang kehilangan nutrisi dan air akan memicu munculnya penyakit lain.

2. Alergi Makanan

Alergi makanan juga bisa menyebabkan muntah dan diare. Jadi, pantau betul, makanan apa saja yang baru dikonsumsi anak.

3. Infeksi Lainnya

Misalnya Infeksi Saluran Kemih (ISK), infeksi telinga tengah, pneumonia, meningitis, atau stres itu juga bisa menyebabkan muntah, demam tinggi, ataupun rewel.

Ilustrasi anak sakit perut. Foto: Shutterstock
Ilustrasi anak sakit perut. Foto: Shutterstock

4. Radang Usus Buntu

Anak akan mengalami muntah, demam, nyeri perut di sekitar pusar hingga ulu hati terutama perut bagian kanan. Segera bawa anak ke dokter jika menemukan gejala ini.

5. Keracunan Makanan

Kuman yang menempel pada makanan anak bisa jadi anak keracunan hingga terjadi muntah berulang. Hal ini akibat kontaminasi bakteri dari bahan makanan seperti daging, makanan laut, ataupun telur yang tidak dimasak dengan benar.

6. Gegar Otak

Cedera kepala, seperti terbentur ataupun adanya kecelakaan dan menimbulkan trauma kepala juga bisa menyebabkan anak muntah berulang.

Kapan Anak Perlu Dibawa ke Dokter?

Orang tua perlu segera membawa ke dokter atau rumah sakit, jika anak muntah disertai:

-Gejala dehidrasi

-Lelah dan rewel

-Mulut kering

Ilustrasi Ibu menemani anak sakit. Foto: Shutterstock
Ilustrasi Ibu menemani anak sakit. Foto: Shutterstock

-Kulitnya dingin

-Mata tampak cekung

-Air matanya sedikit saat menangis

-Buang air tidak sesering biasanya

-Warna urine kuning pekat

Menurut dr. Aisya, bila anak muntah terus menerus, orang tua bisa memosisikan si kecil tetap tegak atau berbaring miring. Hal itu penting agar anak tidak menghirup muntahannya sendiri.

"Kemudian berikan cairan seperti air putih, sup kaldu hangat, ataupun ASI kalau masih menyusui. Kalau misalnya masih muntah berikan si kecil pereda mual dan hindari makanan yang sulit dicerna seperti makanan yang berlemak," pungkas dr. Aisya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: