terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Ketua Harian PKB Tegur Hasbiallah Ilyas soal 'OTT Itu Kampungan' - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Ketua Harian PKB Tegur Hasbiallah Ilyas soal 'OTT Itu Kampungan'
Nov 25th 2024, 14:44, by Wisnu Prasetiyo, kumparanNEWS

Ais Shafiyah Asfar. Foto: Dok. lezen.id
Ais Shafiyah Asfar. Foto: Dok. lezen.id

Ketua Harian DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ais Shafiyah Asfar menegur Anggota Komisi III DPR RI Hasbiallah Ilyas usai menyebut Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK kampungan.

"Pak Hasbi saya kira agak keliru soal OTT, bagi saya OTT bukan kampungan, bukan juga pemborosan, tapi OTT ini salah satu instrumen pemberantasan korupsi yang tetap perlu dilakukan," kata Ais dalam keterangan tertulis, Senin (25/11).

Menurut Ais, OTT memang bukan indikator utama praktik haram korupsi menurun, tetapi OTT sebagai salah satu instrumen dalam pemberantasan korupsi tidak boleh dihilangkan.

"Harus kita garis bawahi prinsip utama dalam pemberantasan korupsi adalah upaya pencegahan. Pencegahan lebih efektif ketimbang penindakan dalam jumlah masif," tegas Ais.

Hasbiallah Ilyas tengah menjadi sorotan usai pernyataan kontroversinya tentang Operasi Tangkap Tangan KPK saat fit and proper test calon Dewas KPK, Rabu (20/11) lalu.

Saat itu Hasbiallah mengatakan ia setuju dengan pernyataan Luhut Binsar Pandjaitan bahwa OTT adalah hal yang kampungan karena merugikan negara.

Sebab, OTT baru dilakukan saat uang negara sudah dicuri.

"Saya setuju dengan Pak Luhut kalau OTT itu hanya kampungan, sebab OTT itu hanya merugikan uang negara," kata Hasbiallah kepada Wisnu Baroto yang saat itu mengikuti fit and proper test Cadewas KPK, Rabu (20/11) kemarin.

Politikus PKB Hasbiallah Ilyas ditemui setelah pendaftaran RK-Suswono di KPU Jakarta, Rabu (28/8).  Foto: Abid Raihan/kumparan
Politikus PKB Hasbiallah Ilyas ditemui setelah pendaftaran RK-Suswono di KPU Jakarta, Rabu (28/8). Foto: Abid Raihan/kumparan

Untuk mengindari kerugian negara Hasbiallah pun menyarankan agar KPK menelpon oknum yang terindikasi korupsi alih-alih melakukan OTT yang menurutnya banyak menghabiskan anggaran.

"Kenapa kita tidak bisa kalau nanti bapak terpilih, bapak harus mengambil sikap ekstrem. Kalau sudah tahu misalnya salah satu pejabat negara, gubernur atau bupati melakukan korupsi atau indikasi melakukan korupsi itu paling tidak kita sampaikan, kita telepon, 'Hai bapak jangan melakukan korupsi. Melakukan korupsi anda saya tangkap'. Kan selesai, tidak ada uang negara yang dirugikan," tuturnya.

Terkait pernyataan ini, Hasbiallah mengaku bercanda saat mengutarakan pernyataan tersebut.

"Kenapa tidak dari awal sudah ada indikasi, diperingatkan. Itu tidak ada uang negara yang hilang maksud saya kan seperti itu, antisipasi di awal Itu kan bahasa telepon, bahasa lelucon itu, bahasa bercanda," kata Hasbiallah saat dihubungi, Senin (25/11).

Ia menjelaskan bahwa esensi dari pernyataannya adalah melakukan pencegahan sehingga bisa meminimalisir kerugian negara.

"Tujuan saya primadonanya itu adalah pencegahan bukan berarti kita tidak mau, bukan berarti kita tidak setuju dengan tangkap tangan. Saya setuju (OTT) di awal saya bilang setuju," katanya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: