terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Mahasiswa USU Demo Geruduk Rektorat: Ortu Gaji 3 Juta, Bayar UKT Rp 8 Juta - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Mahasiswa USU Demo Geruduk Rektorat: Ortu Gaji 3 Juta, Bayar UKT Rp 8 Juta
May 8th 2024, 20:14, by Tri Vosa Febiola Ginting, kumparanNEWS

Mahasiswa USU menggelar aksi demo terkait kenaikan dan penggolongan UKT yang dinilai ngawur pada Rabu (8/5/2024). Foto: Dok. Istimewa
Mahasiswa USU menggelar aksi demo terkait kenaikan dan penggolongan UKT yang dinilai ngawur pada Rabu (8/5/2024). Foto: Dok. Istimewa

Ratusan mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar aksi demo di Gedung Rektorat pada Rabu (8/5). Mereka menuntut transparansi pihak kampus dalam menggolongkan uang kuliah tunggal (UKT) mahasiswa.

Selain itu, mahasiswa menilai kenaikan UKT USU tidak wajar. Kenaikannya nyaris 40 persen.

"Kenaikan UKT ini bisa dibilang sangat melejit di luar perkiraan," kata Ketua BEM FISIP USU Mahogra Yuda Muyassar saat dikonfirmasi.

"Kami mewajarkan ada kenaikan UKT tapi dengan angka yang hampir 40 persen naiknya ini enggak masuk akallah menurut kami," kata dia.

Selain itu, mahasiswa mengaku heran lantaran penggolongan UKT dinilai amburadul. Tak sesuai dengan data-data pribadi yang didaftarkan calon mahasiswa baru (maba).

"Jadi banyak keluhan hampir 80 persen maba ragu untuk daftar ulang karena mereka merasa setelah mereka isi kok dapat UKT enggak sesuai dengan isian," kata dia.

"Karena ada keluhan. Contoh kemarin mereka sampaikan ke kami ortu yang laki-laki gaji Rp 2 juta dan ibunya gaji sejuta. Mereka lampirkan datanya. Tapi mereka dapat golongan UKT Rp 6 hingga 8 juta," sambungnya.

Mahasiswa USU menggelar aksi demo terkait kenaikan dan penggolongan UKT yang dinilai ngawur pada Rabu (8/5/2024). Foto: Dok. Istimewa
Mahasiswa USU menggelar aksi demo terkait kenaikan dan penggolongan UKT yang dinilai ngawur pada Rabu (8/5/2024). Foto: Dok. Istimewa

Ogra dan mahasiswa lainnya menilai penggolongan ini tidak sesuai dan asal-asalan.

"Dari situ secara logis, enggak masuk akal," jelaskan.

Dalam aksi ini, ada sekitar 250 mahasiswa yang tergabung dari seluruh fakultas.

Murka ke rektor

Dalam aksi ini, mahasiswa juga mengaku kesal terhadap rektor USU Muryanto Amin. Pasalnya, mereka mendapat informasi bahwa rektor pergi ke luar negeri jelang aksi demo.

"Jadi isu ini awalnya kami fokus sama tuntutan UKT (enggak tuntutan soal turunkan rektor). Nah tapi di saat kami menggaungkan ada seruan aksi, kami dapat info mendadak bahwasanya rektor mendadak ke luar negeri," katanya.

"Tidak di sini. Dan bener bener h-1 itu. Kemarin tuh dia pergi kabarnya berangkat jam 4 sore, itu yang kami sesalkan. Kami jadi merasa beliau menghindar," jelasnya.

Terkait kabar perginya rektor ini, kumparan sudah mencoba mengkonfirmasi kepada Kepala Humas USU Amalia Meutia tetapi belum memberikan respons.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: