terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Foto: Kampung Pempek Palembang Habiskan Ratusan Kilo Daging Ikan - my blog
Aktivitas warga yang sedang menggoreng pempek di kampung pembuatan pempek Tanggo Rajo Palembang, Minggu (5/5) Foto: ary priyanto/urban id
Kampung Tanggo Rajo Palembang yang terletak di Kelurahan 7 Ulu Kecamatan Seberang Ulu 1 dikenal sebagai pusat pembuatan pempek, yang merupakan kudapan tradisional khas warga Kota Musi.
Pempek minah adalah satu UMKM yang hingga kini masih terus menjalani usaha pembuatan pempek di kawasan itu. Minah si pemilik toko mengaku merintis usahanya sejak dua puluh satu tahun lalu. Dalam satu hari, dia mengaku mampu menghabiskan 350 kilogram daging ikan kakap untuk seribu butir pempek yang dibagi menjadi delapan jenis. Diantaranya, pempek adaan, pempek kulit, pempek tahu, dan pistel yang dijual seharga Rp, 1000/ butir.(abp)
Ibu Minah, pemilik salah satu usaha pembuatan pempek di kampung Tanggo Rajo Palembang, Minggu (5/5) Foto: ary priyanto/urban idPempek kulit salah satu kudapan khas yang dibuat di kampung Tanggo Rajo Palembang, Minggu (5/5) Foto: ary priyanto/urban idSeoeang warga yang memesan pempek di kampung Tanggo Rajo Palembang, Minggu (5/5) Foto: ary priyanto/urban idProses pembuatan pempek di kampung Tanggo Rajo yang menggunakan kuali besar, Minggu (5/5) Foto: ary priyanto/urban idPlang yang terpajang di depan saat masuk ke kampung pembuatan pempek di Tanggo Rajo, Seberang Ulu 1, Palembang, Minggu (5/5) Foto: ary priyanto/urban id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar