terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Terminal Arjosari - my blog
Suasana depan terminal Arjosari, Kota Malang. Foto: dok. Istimewa
Polisi menangkap tiga pelaku pengeroyokan anggota Polisi Militer TNI Angkatan Laut (Pomal) dari Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) V Surabaya, Letda Laut (PM) Abu Yamin.
"Iya tiga pelaku yang saat ini sudah kita amankan dan kita mintai keterangan," kata Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, Selasa (1/7).
Ketiga pelaku tersebut saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, Yudi belum menjelaskan identitas ketiganya.
"Saat ini kami masih melakukan pengembangan penyelidikan terkait berdasarkan keterangan dari ketiga tersangka yang sudah kami laksanakan penahanan," ucapnya.
Yudi menyampaikan, insiden yang terjadi di Terminal Arjosari, Kota Malang, itu bermula dari adu mulut yang berujung pengeroyokan terhadap Letda Abu Yamin.
"Cekcok mulut saja. Kondisi korban (kini) makin membaik," katanya.
Hingga kini, polisi telah memeriksa sejumlah saksi untuk mengusut kasus pengeroyokan ini.
"Dari saksi-saksi sudah kita laksanakan, kita mintai keterangan. Ada saksi korban, saksi pelapor, satu orang lagi, total tiga orang," katanya.
Sebelumnya, Letda Laut (PM) Abu Yamin, dikeroyok oleh orang tak dikenal di Terminal Arjosari, Kota Malang, Kamis (26/6) malam.
Kepala Terminal Arjosari, Mega Perwira Donowati, mengatakan korban diduga dikeroyok oleh juru panggil penumpang (Jupang).
"Benar, kejadiannya Kamis malam. Korban dikeroyok oleh sekitar lima sampai enam orang. Dugaan sementara, para pelaku merupakan juru panggil penumpang (jupang)," kata Mega, Jumat (27/6).
Mega menjelaskan saat kejadian sejumlah kru bus sempat mencoba melerai namun pelaku terus menyerang korban.
Lalu, salah satu kru bus akhirnya membawa korban menjauh dan melapor ke petugas terminal serta menghubungi ambulans.
"Korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Saiful Anwar. Saat itu kondisinya luka parah di wajah, kepala, dan matanya bengkak," jelasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar