terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Polisi Sita 4 Senapan Angin dan 3 Parang Terkait Bentrokan di Kemang Jaksel - my blog
Suasana lokasi bentrokan dua kelompok di Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (30/4). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
Polisi menyita sejumlah barang bukti terkait peristiwa bentrokan di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Salah satunya adalah senapan angin yang digunakan para pelaku saat bentrokan terjadi.
"Barang bukti 4 buah senapan angin," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Rahmat Idnal, kepada wartawan, Kamis (1/5).
Ade merincikan, keempat senapan angin itu bermerek: Emperor, Black Panther, F5 Speed Air, dan Predator.
Senapan angin yang disita polisi terkait bentrokan di Kemang, Jakarta Selatan. Foto: Dok. Polres Metro Jakarta SelatanSenapan angin yang disita polisi terkait bentrokan di Kemang, Jakarta Selatan. Foto: Dok. Polres Metro Jakarta Selatan
Selain itu, polisi juga menyita 3 bilah parang. Ada juga sebuah mobil Toyota Agya berwarna kuning.
9 Orang Jadi Tersangka
Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan 25 orang. Sebanyak 9 orang di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka karena kepemilikan senjata tanpa izin.
Para tersangka itu dijerat dengan Pasal 1 ayat 1 dan Pasal 2 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951.
Penyebab Bentrokan
Bentrokan dua kelompok itu terjadi pada Rabu (30/4). Dalam video yang beredar, tampak ada beberapa orang membawa senjata laras panjang.
Adapun bentrokan itu terjadi karena masalah lahan. Lahan yang jadi objek sengketa berada tepat di sisi jalan. Pada pagar yang jadi pintu masuk ke objek sengketa, terlihat adanya tulisan bahwa perkara lahan sedang ditangani Dittipidum Bareskrim Polri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar