terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Pemerintah Siapkan Regulasi Penggunaan AI di Sektor Pertambangan - my blog
Apr 24th 2025, 13:38, by Nicha Muslimawati, kumparanBISNIS
Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria di Kantor Kemkomdigi, Jakarta, Senin (17/2/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan
Wakil Menteri Wamen Komunikasi dan Digital (Wamendigi), Nezar Patria, mengungkapkan pemerintah tengah penyusunan regulasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) masih dibuat. Katanya, ada penyusunan beleid khusus soal pengggunaan AI di sektor pertambangan.
"Untuk etika pengembangan AI dan selanjutnya kita menyiapkan peraturan yang lebih tinggi ya. Yang bisa kira-kira menjangkau secara horizontal maupun vertikal," ucap Nezar Patria kepada wartawan usai acara AI Day for Mining Industry, Jakarta, Kamis (24/4).
Secara horizontal, pemerintah bakal mengatur prinsip-prinsip etika penerapan AI di berbagai sektor. Di industri pertambangan, Nezar menekankan pentingnya sudut keamanan AI, transformasi teknologi, akuntabilitas pertambangan berbasis AI, dan pengendalian level autonomous pertambangan yang diizinkan.
"Karena AI menggunakan data dan tentu saja keamanan datanya juga harus dipikirkan. Dan yang paling penting lagi bagaimana AI ini juga bisa dikontrol level autonomous-nya," lanjutnya.
Alasan adanya pengaturan khusus AI di sektor pertambangan, Nezar mengaku khawatir AI bisa melakukan pengambilan keputusan sendiri tanpa adanya intervensi dari manusia.
"Karena itu bagaimana pengaturan untuk AI yang autonomus ini juga harus kita pikirkan. Harus ada intervensi manusia di situ, yang kita sebut human in the loop, supaya AI-nya bisa lebih membuat banyak manfaat," terang Nezar.
"Dan apa yang kita takutkan, misalnya dia bisa melakukan pembuatan keputusan sendiri yang berbahaya buat manusia ataupun lingkungan, itu bisa kita hindari," lanjut dia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar