terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Momen Ramadan-Lebaran, Laba BCA Capai Rp 14,1 T Selama Kuartal I 2025 - my blog
Apr 23rd 2025, 16:53, by Muhammad Darisman, kumparanBISNIS
Gedung BCA. Foto: Shutterstock
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA membukukan laba bersih senilai Rp 14,1 triliun pada kuartal I 2025. Nilai tersebut tumbuh 9,8 persen secara tahunan atau year on year (YoY).
Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk, Jahja Setiaatmadja, mengatakan pertumbuhan ini ditopang oleh momentum Ramadan dan Idulfitri 2025.
BCA juga mencatatkan kenaikan total kredit sebesar 12,6 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 941 triliun per Maret 2025. Pertumbuhan kredit ini ditopang ekspansi pembiayaan di berbagai sektor, disertai pertumbuhan pendanaan berkelanjutan.
Pendanaan inti giro dan abungan (CASA) tumbuh 8,3 persen yoy mencapai Rp 979 triliun, atau sekitar 82 persen total dana pihak ketiga (DPK). Katanya, pelaksanaan BCA Expoversary 2025 turut menopang pertumbuhan kredit perusahaan.
"Seiring tingginya antusiasme masyarakat pada BCA Expoversary 2025, kami memperpanjang pelaksanaan event ini hingga 30 April 2025. Kami optimistis menatap pertumbuhan bisnis ke depannya, di tengah dinamika dan tantangan pasar," kata Jahja Setiaatmadja, dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (23/4).
Selain itu, pertumbuhan pembiayaan BCA ditopang kredit korporasi yang naik 13,9 persen yoy menjadi Rp 443,4 triliun. Kredit komersial tumbuh 9,9 persen yoy mencapai Rp 137,4 triliun.
Penyaluran kredit UKM tumbuh 12,9 persen hingga Rp 124,5 triliun. Kredit konsumer naik 11,3 persen yoy menjadi Rp 225,7 triliun, ditopang KPR BCA yang tumbuh 10,5 persen yoy hingga Rp 135,3 triliun.
Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) tumbuh 12,3 persen yoy menjadi Rp 67,1 triliun, serta outstanding pinjaman konsumer lainnya yang sebagian besar kartu kredit meningkat 13,9 persen yoy hingga Rp 23,3 triliun.
Adapun, total DPK BCA naik 6,5 persen yoy mencapai Rp 1.193 triliun. Kata Jahja, dana CASA menjadi kontributor utama pendanaan BCA seiring dengan meningkatnya volume transaksi.
Frekuensi transaksi BCA secara menyeluruh tumbuh 19 persen yoy mencapai 9,9 miliar. Frekuensi transaksi mobile dan internet banking BCA mencapai 8,8 miliar, naik 22,2 persen yoy.
Dari segi penerimaan, pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) BCA tumbuh 7,1 persen yoy menjadi Rp 21,1 triliun. Lalu, pendapatan selain bunga naik 8,1 persen yoy mencapai Rp 6,8 triliun, sehingga total pendapatan operasional Rp 27,9 triliun tumbuh 7,4 persen yoy.
Jahja menilai, rasio cost to income terkelola baik di level 28,5 persen. Sedangkan, Rasio loan at risk (LAR) dan NPL berada pada tingkat terjaga, masing-masing 6 persen untuk LAR dan 2 persen untuk NPL. Rasio pencadangan NPL dan LAR ada pada level solid, masing-masing 180,5 persen dan 66,5 persen.
Jahja menuturkan, optimalisasi aplikasi myBCA juga terus dilakukan demi kenyamanan dan kemudahan nasabah bertransaksi. Kini, pengguna Android dengan fitur NFC dapat memakai fitur QRIS TAP di myBCA minimal versi 2.2.0.
"Salah satu fitur baru myBCA adalah BagiBagi, memungkinkan nasabah berbagi uang hingga akumulasi Rp 50 juta per hari kepada maksimal 99 orang," ujar Jahja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar