terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Bupati Bantul Jamin Bank Tak Bisa Lelang Tanah dan Rumah Mbah Tupon - my blog
Apr 29th 2025, 18:22, by Salmah Muslimah, kumparanNEWS
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat mengunjungi Mbah Tupon, Selasa (29/4/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Tanah seluas 1.655 meter persegi beserta dua rumah milik Mbah Tupon di RT 04 Dusun Ngentak, Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, terancam dilelang bank.
Mbah Tupon adalah lansia buta huruf korban mafia tanah. Dia awalnya hendak memecah sertifikat tanah dengan bantuan orang lain.
Namun yang terjadi adalah sertifikatnya beralih nama ke orang yang tidak Tupon kenal. Oleh orang itu, sertifikat diagunkan ke bank. Pinjaman sebesar Rp 1,5 miliar itu tak kunjung dibayar hingga agunan sertifikat terancam dilelang.
Soal ancaman lelang ini, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menegaskan bank tak akan melelang tanah Mbah Tupon karena statusnya tengah bersengketa.
"(Lelang) kita hentikan. Enggak mungkin pelelangan itu dilakukan. Kita jamin. Enggak mungkin," kata Halim ditemui di rumah Mbah Tupon, Selasa (29/4).
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat mengunjungi Mbah Tupon, Selasa (29/4/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Halim mengatakan tim hukum Pemkab Bantul memastikan akan menghentikan jika bank tetap ngotot lelang. Komunikasi ke berbagai pihak juga akan dilakukan tim ini.
"Kita surati lembaga keuangan. Kita harus bergerak cepat agar lembaga yang berkait tidak segera mengambil keputusan yang salah," katanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar