terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
78 Siswa di Cianjur Diduga Keracunan MBG, Cak Imin: Tunggu Hasil Investigasi - my blog
Apr 23rd 2025, 16:55, by Andreas Ricky Febrian, kumparanNEWS
Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di DPR RI, Senin (2/12/2024). Foto: Haya Syahira/kumparan
Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengomentari peristiwa 78 siswa yang diduga keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG), di Cianjur.
Cak Imin pihak terkait memeriksa keracunan itu, terutama sumber utamanya.
"Tolong kepada Kementerian Kesehatan mengecek sumber utama keracunan itu," kata Cak Imin kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (23/4).
"Apakah dari dapurnya, apakah dari proses angkutannya, apakah dari tempat lain-lain. Nanti kita tunggu aja investigasinya," imbuhnya.
Sementara itu, ada 78 siswa yang mengalami keracunan itu terdiri dari 55 siswa MAN 1 Cianjur dan 23 siswa SMP PGRI Cianjur.
Petugas menyiapkan makanan ke dalam mobil untuk didistribusikan ke sekolah untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO
Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, telah mengirimkan sampel MBG tersebut kepada Lab Kesda Provinsi setempat dan hasilnya akan keluar dalam rentang waktu sepuluh hari ke depan.
"Kami sedang menunggu hasil Lab Kesda Provinsi dari sampel yang sudah dikirimkan. Kami akan update infonya pada kesempatan pertama setelah hasil lab. keluar," ujar Dadan dalam keterangannya, Selasa (22/4).
Baginya kesehatan dan keselamatan anak-anak adalah hal yang utama. Dia juga berharap para siswa dapat segera pulih.
"Kami turut menyampaikan rasa empati dan berharap seluruh siswa segera pulih. Keselamatan dan kesehatan anak-anak adalah prioritas utama kami," ujarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar