terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Pimpinan Komisi III Soroti Viral Bus 'Oleng': Korlantas Harus Cabut SIM Sopir - my blog
Mar 13th 2025, 13:42, by Fadjar Hadi, kumparanNEWS
Ilustrasi sopir dan kenek bus Foto: dok. Nugroho Febianto
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menyoroti fenomena viral bus oleng di jalan raya. Fenomena ini belakangan ramai dan terekam kamera.
Terlihat sopir bus mengemudi ugal-ugalan di jalan raya. Sopir nampak sengaja menyetir mobilnya sambil oleng dengan kecepatan tinggi. Mirisnya, banyak orang maupun pengguna jalan yang menyemangati sopir bus.
Sahroni meminta agar Korlantas Polri segera bertindak karena kejadian ini membahayakan pengguna jalan. Ia menyebut, sopir SIM bus 'oleng' harus dicabut.
"Korlantas Polri bersama Dishub di wilayah terkait harus tegas tertibkan tren bus oleng ini karena sangat membahayakan. Kalau masih bandel, SIM sopir harus dicabut permanen dan PO ditegur, dibekukan, atau bahkan dicabut izin trayeknya," ujar Sahroni kepada wartawan, Kamis (13/3).
Bendahara Umum NasDem ini mengaku tidak habis pikir mengapa masih ada masyarakat yang mendukung aksi ini. Padahal, jelas jika sopir tidak mampu mengendalikan kemudi, akan memicu kecelakaan dan merugikan penumpang dan masyarakat.
"Ini juga kadang aksi bus oleng ini di-posting secara sengaja. Yang kebut-kebutan jadi semakin ngebut karena dikompor-komporin. Sampai jadi semacam persaingan antar PO, karena dinilai sebagai sesuatu yang hype," kata Sahroni.
"Makanya harus cepat ditindak. Korlantas harus tingkatkan pengawasan dan patroli di jalan raya dan jangan ragu-ragu untuk langsung tindak tegas pelakunya" tambahnya.
Sahroni mengingatkan jangan sampai polisi baru bertindak setelah ada korban imbas bus 'oleng'.
"Jangan sudah kejadian baru ada tindakan. Harus dari sekarang, kasih sanksi tegas yang masih ketahuan ugal-ugalan," tutup Sahroni.
Postingan Instagram Ahmad Sahroni terkait viral bus oleng. Foto: Instagram/ @ahmadsahroni88
Tidak ada komentar:
Posting Komentar