terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Konten TikTok: Melihat MinyaKita yang Tak Sesuai Takaran, Kemasan 1L Cuma 800 Ml - my blog
Ni Luh Putu Sari (28), salah satu warga di Kota Denpasar, Bali kecewa kemasan MinyaKita yang seharusnya berisi 1 liter, ternyata hanya memiliki volume 750-800 mililiter. Menurutnya, ini merupakan suatu bentuk korupsi. Sari biasanya membeli MinyaKita ukuran 1 kg untuk kebutuhan memasak sehari-hari. Dia biasanya membeli seharga Rp 18 ribu per kg di pasar atau di warung dekat rumahnya. Sari memilih menggunakan MinyaKita karena harganya lebih murah dibandingkan harga minyak goreng premium. Dengan adanya ketidaksesuaian takaran dalam kemasan, Sari mengaku kapok membeli Minyakita. Sementara itu, Tono (35) seorang penjual bahan sembako di Pasar Badung ogah menanggapi ketidaksesuaian takaran dalam MinyaKita. Dia mengaku selama ini tak ada pembeli mengeluh. Tono mampu menjual 5-10 bungkus MinyaKita ukuran 1 kilogram dalam sehari. Tono juga belum merasakan penjualan MinyaKita mengalami penurunan setelah informasi takaran MinyaKita dicurangi. 📸: Dok. kumparan. Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik kum.pr/WAchannel di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu. #focus#minyakita#news#svl#minyak#depok#subsidi#minyaksubsidi#minyakpemerintah#korupsi#amran#bicarafaktalewatberita#kumparan
Satgas Pangan Polda Metro Jaya melakukan sidak MinyaKita ke berbagai titik, termasuk Pasar Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (11/3). Petugas membuka botol MinyaKita isi 1 liter lalu menuangnya ke gelas takar 1 liter. Hasilnya, gelas takar hanya terisi 800 mililiter atau masih kurang 200 mililiter untuk jadi 1 liter. Kasubdit I Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Anggi Saputra Ibrahim, menyebut MinyaKita yang dijual di pasar itu diproduksi di wilayah Kudus dan Depok. Sebagai tindak lanjut, pihaknya bakal mendatangi agen yang menyalurkan Minyakita ke pedagang di Pasar Kemayoran. Sementara, Dittipideksus Bareskrim pun membongkar modus pengurangan MinyaKita di pabrik di Jalan Tole Iskandar, Sukamaju, Cilodong, Depok. Katanya, mesin memang sudah diatur agar tiap botol hanya berisi 800 ml. "Di mesinnya volume yang akan dimasukkan ke dalam botol sudah di-setting di situ, yang satu 802 mililiter, yang satu lagi 760 mililiter," kata Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Polri Helfi Assegaf, Selasa (11/3). 📸: Dok. kumparan/Rachmadi, kumparan/Rayyan. Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik kum.pr/WAchannel di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu. #focus#minyakita#news#vidol#minyak#depok#subsidi#minyaksubsidi#minyakpemerintah#korupsi#amran#info#infoterkini#berita#beritaterkini#bicarafaktalewatberita#kumparan
Lagi-lagi ditemukan MinyaKita yang tak sesuai takaran, harusnya 1 liter tapi isinya hanya 900 mililiter. Mentan Amran melakukan sidak di Pasar Gede Solo bersama Bapanas, wali kota, hingga polisi. Harganya memang sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 15.700 per liter, tapi ada dua produsen yang ketahuan mengurangi volume minyak dalam kemasan—satu dikurangi 100 mililiter, satunya lagi 50 mililiter. Sebelumnya, Amran juga menemukan hal serupa di Pasar Jaya Lenteng Agung, Jakarta. MinyaKita yang beredar bahkan hanya berisi 750-800 mililiter. Temuan ini pun viral dan memicu sidak lebih lanjut. Kemarin, Selasa (11/3), polisi menemukan kasus serupa di kawasan Jabodetabek. Bahkan ada yang menjual MinyaKita di atas HET, mencapai Rp 17 ribu. Polisi juga menggerebek pabrik pengemasan MinyaKita di Depok. Ditemukan bahwa mesinnya telah di-setting untuk mengemas minyak dengan volume hanya 802 mililiter dan 760 mililiter. #focus#minyakita#news#svl#minyak#depok#subsidi#minyaksubsidi#minyakpemerintah#korupsi#amran#bicarafaktalewatberita#kumparan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar