terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Anak di Bogor Kabur dari Pesantren, Kangen Ibu lalu Diantar Pulang Polisi - my blog
Mar 16th 2025, 13:55, by Salmah Muslimah, kumparanNEWS
Ilustrasi polisi. Foto: Shutterstock
Seorang remaja laki-laki ditemukan sedang duduk sendirian di Masjid Harakatul Jannah Gadog, Kabupaten Bogor. Tim Kaur Mintu Sat Lantas Polres Bogor yang sedang berada di lokasi menghampiri remaja tersebut.
Kepada Kaur Mintu (Kepala Urusan Adminisrasi dan Ketatausahaan) Satlantas Polres Bogor Ipda Nanang Surojudin, anak remaja itu mengaku kangen ibunya dan tidak betah tinggal di pesantren. Dia ingin pulang ke rumah.
"Setelah kami tanya-tanya ternyata anak tersebut merupakan santri di salah satu Pondok Pesantren di daerah Puncak, Bogor. Dia bercerita ingin pulang karena tidak kuat dan rindu pada ibunya," kata Nanang dikutip dari Instagram Polres Bogor, Minggu (16/3).
Nanang dan tim akhirnya memutuskan mengantarkan remaja tersebut ke rumahnya di Citayam, Kabupaten Bogor.
Selama perjalanan pulang itu, Nanang bertanya apakah remaja terseut menjadi korban bullying di pesantren.
"Nggak ada masalah sama santri-santri lain? Nggak ada yang bully kan," tanya Nanang.
"Nggak ada," jawab anak laki-laki tersebut.
Setelah menempuh perjalanan, mereka sampai di rumah anak tersebut. Nanang lalu menyerahkan anak tersebut ke ibunya. Anak itu pun tak kuasa menangani tangis saat bertemu ibunya.
Menurut anak tersebut, dia pernah bilang kepada orang tuanya tidak betah di pesantren dan ingin pulang. Hingga akhirnya dia nekat pergi sendiri dari pesantren.
"Diantar ke rumahnya bertemu dengan ibunya dan menangis," katanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar