terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Pengakuan Pria di Deli Serdang Jerat Leher Bocah hingga Tewas - my blog
Feb 27th 2025, 16:50, by Salmah Muslimah, kumparanNEWS
Dimas Taufiq (19), pelaku pembunuhan bocah di Deli Serdang. Foto: Dok. Polres Belawan
Pria di Deli Serdang, Sumut, bernama Dimas Taufiq (19), membunuh dan mencabuli tetangganya, bocah perempuan usia 7 tahun. Aksi pembunuhan itu dilakukan pelaku dengan menjerat leher korban dengan tali.
Penyebabnya, ia dendam kepada abang korban, Bayu (25). Menurutnya, ia dipecat dari tempat kerjanya lantaran Bayu mengadu kepada bos mereka bahwa pelaku sering menggelapkan semen.
"Saya dipecat pas istri hamil, saya nganggur. Anak saya prematur, meninggal dunia. Dendam sama si Bayu," kata Dimas dalam video yang dikirim oleh Kapolres Belawan AKBP Janton.
"Nggak pernah aku ungkapkan, aku pendam. Nggak berani (bunuh Bayu) karena dia banyak kawannya, iya (takut)," jelasnya.
Lokasi bocah 7 tahun yang ditemukan tewas dengan leher dijerat dan mulut disumpal di Deli Serdang, Sumut. Foto: Dok. Polres Belawan
Dimas mengakui, aksi pembunuhan itu ia rencanakan sejak Rabu (26/2) pagi. Saat itu, ia melihat korban sedang bermain.
"Dia lagi main, (saya) ke rumah saya, suntuk saya, keluar dia masih di situ, di depan kedai, saya panggil, (untuk) buang bangkai gudang," kata dia.
Korban pun mau disuruh oleh pelaku. Korban juga diyakini tak curiga lantaran korban sering dipanggil oleh pelaku. Pelaku kerap menyuruh korban untuk membelikan rokok.
"Sering saya panggil, sering saya suruh," jelasnya.
Kapolres Belawan AKBP Janton menuturkan pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Belawan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
"Mulanya korban permisi kepada ibunya untuk membuang kucing yang disuruh oleh Dimas," kata Janton pada Kamis (27/2).
"Kemudian karena terlalu lama belum pulang ke rumah ibu korban, maka ibu korban melakukan pencarian bersama pihak keluarganya," sambungnya.
Jasad korban ditemukan dalam kondisi terendam di dalam kolam lumpur, leher dijerat tali, mulut disumpal, dan tanpa celana. Korban juga mengalami pencabulan oleh pelaku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar