terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Prabowo: Kalau Satu Keluarga Punya 5 Pot, Harga Cabai Tidak Akan Mahal Lagi - my blog
Apr 23rd 2025, 14:19, by Muhammad Darisman, kumparanBISNIS
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama Presiden Prabowo di acara peluncuran Gerakan Indonesia Menanam di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Selasa (23/4/2025). Foto: Dok. Istimewa
Presiden Prabowo kembali bicara soal ketahanan pangan bisa dibangun mulai dari lingkungan keluarga. Ini disampaikan presiden saat meluncurkan program Gerakan Indonesia menanam di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu (23/4).
Mengamini pernyataan Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Prabowo menyebut jika tiap rumah menanam cabai sendiri, harga di pasaran tidak akan mahal lagi.
"Tadi menko pangan katakan, kalau satu keluarga punya 5 pot cabe, harga cabai tidak akan pernah mahal lagi," ujar Prabowo.
"Setiap keluarga bisa punya cabai sendiri mungkin punya tomat sendiri, timun sendiri, halaman kecil juga bisa piara ikan lele, nanti kita latih yang bertingkat itu," sambungnya.
Ia mengibaratkan gerakan tersebut sebagai upaya bersatu dalam menguatkan pangan dalam negeri. Prabowo yakin, pangan yang kuat membuat Indonesia tidak mudah diganggu bangsa lain.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyinggung soal inovasi dan penggunaan teknologi.
"Ini kerja sama antara unsur, tadi ada unsur ulama, saudagar, teknokrat, insinyur ahli, ahli biologi, kimia, pertanian, komputer. Jadi masalah pertanian ini butuh science dan teknologi untuk mampu swasembada," ujarnya.
Prabowo menyebut ada penambahan jumlah penduduk sekitar 3,5 juta tiap tahunnya. Angka ini akan mencapai 35 juta bila dihitung dalam satu dekade.
"Kalau kita tidak inovatif pakai teknologi, tidak punya keberanian untuk mulai, bikin lumbung pangan nasional, provinsi, kabupaten, kecamatan, sampai lumbung pangan desa," tutur Prabowo.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar