terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Main di Film Cocote Tonggo, Asri Welas Ungkap Pengalaman Jadi Korban Ghibah - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Main di Film Cocote Tonggo, Asri Welas Ungkap Pengalaman Jadi Korban Ghibah
Apr 20th 2025, 17:00, by Giovanni, kumparanHITS

Asri Welas dalam sidang putusan cerai, PA Depok, Kamis (23/1/2025). Foto: Giovanni/kumparan
Asri Welas dalam sidang putusan cerai, PA Depok, Kamis (23/1/2025). Foto: Giovanni/kumparan

Asri Welas bermain dalam film Cocote Tonggo. Di film ini, Asri memerankan karakter Bu Pur, sosok ibu-ibu yang tidak bisa mengontrol ucapannya.

Menurut Asri, Cocote Tonggo bisa menjadi pengingat untuk siapa saja yang sering berbuat julid. Ia sempat curhat soal pengalaman pribadinya saat jadi korban ghibah.

"Jadi, Cocote Tonggo ini untuk kehidupanku sendiri mau enggak mau udah pasti aku dicocoti, karo netizen, karo para press iki, para tetonggo ini mungkin," kata Asri di kawasan Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Selasa (15/4).

Asri Welas dalam Konferensi Pers Film Cocote Tonggo di kawasan Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Selasa (15/4/2025). Foto: Giovanni/kumparan
Asri Welas dalam Konferensi Pers Film Cocote Tonggo di kawasan Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Selasa (15/4/2025). Foto: Giovanni/kumparan

Asri Welas tidak bisa menutupi emosinya saat mengingat masa-masa dirinya ramai dibicarakan banyak orang. Ia mengatakan mereka yang mengomentarinya tidak tahu seperti apa rasanya berada di posisinya.

"Karena kalian enggak ada di sepatuku, jadi mau nangis gue, apa yang terjadi di hidupku, aku sebenarnya nggak mau. Tapi, kan, terjadi," tutur Asri.

"Jadi, mungkin kenapa orang lain berkomentar, karena mungkin mereka lihat dulu Asri Welas seperti ini, ternyata sekarang berbeda," sambungnya.

Perempuan 46 tahun itu mengaku banyak belajar lewat karakter Bu Pur yang ia perankan di film Cocote Tonggo. Asri bahkan menegaskan tidak ingin menjadi seperti karakter yang ia mainkan.

"Urusan banget sama urusan orang, karena kita, tuh, sebenarnya enggak tahu. Aku belajar bahwa semua masalah orang kita enggak tahu latar belakangnya apa," ucap Asri.

Asri Welas hadiri sidang Cerai di Pengadilan Agama Depok, Selasa (3/12). Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
Asri Welas hadiri sidang Cerai di Pengadilan Agama Depok, Selasa (3/12). Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Asri Welas Latihan Bahasa Jawa Demi Peran di Film Cocote Tonggo

Meski dikenal sebagai aktris yang fasih berbahasa Jawa, Asri Welas tetap berlatih menggunakan bahasa Jawa terkait perannya di film Cocote Tonggo. Sebab, bahasa Jawa yang ada di film Cocote Tonggo berbeda dari yang biasa ia gunakan sehari-hari.

"Jawanya Solo itu beda banget. Walaupun banyak orang Jawa (di film ini), tapi kita (tetap) punya konsultan bahasa, supaya kita enggak salah bicara kepada yang di atas kita atau di bawah kita," ujar Asri.

Disutradarai oleh Bayu Skak, Cocote Tonggo menceritakan tentang pasangan Luki (Dennis Adhiswara) dan Murni (Ayushita) yang menjadi bahan gunjingan warga karena menjual jamu kesuburan, tapi belum juga mempunyai anak.

Demi menyelamatkan pamor dan toko jamu warisan keluarga, mereka melakukan berbagai cara untuk mempertahankan citra ideal sebagai pasangan suami istri.

Bayu Skak juga terlibat sebagai pemain. Selain itu, ada Sundari Soekotjo, Ika Dihardjo, Devina Aureel, Marwoto, dan Yati Pesek. Cocote Tonggo dijadwalkan tayang di bioskop mulai 15 Mei mendatang.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: