terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Demul Usul Vasektomi Syarat Bansos, Mensos Bilang Tidak Bisa Dipaksakan - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Demul Usul Vasektomi Syarat Bansos, Mensos Bilang Tidak Bisa Dipaksakan
Apr 30th 2025, 19:37 by kumparanNEWS

Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul)  dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional dan Rapat Pimpinan Nasional Jamaah Al Jam'iyatul Washliyah di Sentul, Bogor, Sabtu (26/4/2025). Foto: Dok. Kemensos
Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional dan Rapat Pimpinan Nasional Jamaah Al Jam'iyatul Washliyah di Sentul, Bogor, Sabtu (26/4/2025). Foto: Dok. Kemensos

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan penerima bansos diberi syarat untuk vasektomi. Hal ini demi mendukung program Keluarga Berencana (KB). Usul ini menuai pro kontra.

"Udah jalan. Setiap orang yang ketemu saya minta bantuan, kemarin di Bandung sudah," kata Dedi Mulyadi kepada wartawan, Rabu (30/4).

Ia menjelaskan, program itu dijadwalkan setiap hari Rabu.

"Dan nanti setiap hari Rabu, itu dicatatkan nanti ada kegiatan vasektomi, dan vasektominya dikasih intensif Rp 500 ribu oleh gubernur," imbuhnya.

Terkait ini Gus Ipul memandang ide tersebut sebagai langkah dalam program KB. Namun tidak bisa dipaksakan.

"Jadi semua ketentuannya sedang kita pelajari. Itu sih ide baik gitu ya untuk KB ya, keluarga berencana itu baik juga. Tapi kami masih memerlukan waktu untuk bisa mempelajari karena penyaluran itu ada proses yang harus kita lalui. Tidak bisa terus dipaksa tiba-tiba," kata Gus Ipul kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (30/4).

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/4/2025). Foto: Haya Syahira/kumparan
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/4/2025). Foto: Haya Syahira/kumparan

Gus Ipul menekankan, pihaknya masih akan mengkaji usulan tersebut. Sebab, penyaluran bansos, menurut dia, memerlukan tahapan yang cukup panjang dan harus tepat sasaran.

"Idenya Kang Dedi misalnya setiap menerima bantuan sosial bisa ikut terlibat dalam pengelolaan sampah, ikut bersih-bersih itu satu ide yang sangat bagus. Tapi kalau bersyarat dengan itu (vasektomi), kita terus terang masih harus mempelajari lebih jauh," ungkapnya.

Meski begitu, Gus Ipul juga menekankan bahwa untuk menyejahterakan masyarakat itu punya banyak cara. Oleh karena itu, setiap gagasan akan dilakukan pengkajian terlebih dahulu.

"Saya terus terang masih perlu mempelajari. Salah satunya juga BPJS Kesehatan itu juga bisa. Jadi banyak sih pintu ya untuk mensejahterakan masyarakat, mendorong hadirnya keadilan itu banyak pintu. Jadi saya masih perlu mempelajari," pungkasnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: