terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
QRIS Tap Bisa Digunakan Hari Ini, tapi Hanya untuk Pengguna Android - my blog
Mar 14th 2025, 13:02, by Moh Fajri, kumparanBISNIS
Calon penumpang menempelkan ponsel ke mesin pemindai untuk membayar kereta Moda Raya Terpadu (MRT) di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Jumat (14/3/2025). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO
Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan fitur QRIS Tap yang mulai dapat digunakan hari ini, Jumat (14/3). Namun, untuk saat ini, fitur ini baru bisa diakses oleh pengguna ponsel Android yang memiliki teknologi Near Field Communication (NFC).
Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Dicky Kartikoyono, menjelaskan QRIS Tap merupakan kombinasi dari QRIS Customer Presented Mode (CPM) dengan teknologi NFC. Dengan teknologi ini, pembayaran menjadi lebih cepat karena sistem membaca radio frekuensi, bukan menggunakan kamera untuk memindai kode QR.
"Sekarang kita balik, buka dulu mobile bankingnya, keluarkan QR-nya. QR-nya keluar dibaca oleh mesin reader yang mempunyai teknologi NFC, Near Field Communication. Yang baca bukan kamera, tapi Near Field Communication," kata Dicky dalam Taklimat Media di Kantor Pusat BI, Jumat (14/3).
Menurutnya, keunggulan QRIS Tap terletak pada kecepatan dan keamanan transaksi. QR yang muncul di aplikasi mobile banking pengguna akan berubah setiap 30-40 detik, sehingga lebih sulit disalahgunakan.
Bank Indonesia (BI) uji coba perdana pembayaran QRIS Tap pada armada Damri JR Connexion Jabodetabek, Jumat (20/12/2024). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan
Berdasarkan rencana implementasi, QRIS Tap akan diperluas secara bertahap ke berbagai moda transportasi. Saat peluncuran awal, sistem ini sudah tersedia di 2.353 merchant, yang mencakup 1.582 ritel, 134 transportasi, 550 rumah sakit, 138 UMKM, dan 3 parkir.
Penerapan pada transportasi umum dilakukan secara bertahap. Pada Maret, implementasi awal di 120 armada DAMRI & Teman Bus, MRT Bundaran HI-Lebak Bulus, 12 moda RoyalTrans
Kemudian Juni 2025, implementasi penuh di seluruh DAMRI, bus perkotaan TransSurabaya, TransPasundan, perluasan BRT, nonBRT dan microtrans, serta LRT Jakarta.
Pada September 2025 implementasi penuh di MRT, LRT Jabodebek, KRL Jabodetabek dan jalur Jakarta-Solo.
Dukungan Infrastruktur NFC
Saat ini, infrastruktur untuk mendukung transaksi QRIS Tap terus diperluas dengan memanfaatkan perangkat NFC yang sudah ada. Data BI menunjukkan bahwa ada 1.081.543 perangkat EDC, reader, dan POS contactless yang siap digunakan. Dengan rincian EDC sebanyak 720.937 unit, Reader sebanyak 86.369 unit, dan POS sebanyak 274.237 unit
Penyediaan perangkat NFC ini dilakukan secara over the air (OTA) maupun on-site deployment dengan persetujuan merchant.
Kendala Pengguna iPhone
Untuk saat ini, QRIS Tap hanya bisa digunakan di perangkat Android karena sistemnya lebih terbuka. Sementara itu, Apple masih membatasi akses teknologi NFC di perangkatnya.
"Handphone yang bisa digunakan saat ini adalah handphone Android. Saya perlu sampaikan, karena bisa dikatakan Android aksesnya dibuka. Bisa untuk semua merek handphone. Sedangkan kalau Apple dia eksklusif," jelas Dicky.
Dicky memastikan BI telah berupaya menjalin komunikasi dengan Apple agar fitur QRIS Tap bisa digunakan di iPhone. Bahkan, upaya tersebut sudah dilakukan hingga ke Singapura.
"Udah ke Singapura (buat bangun hubungan sama Apple biar bisa pakai QRIS Tap)," ujar Dicky.
Dengan hadirnya QRIS Tap, transaksi digital di Indonesia diharapkan semakin cepat dan efisien, terutama bagi pengguna Android dengan fitur NFC.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar