terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Tips dari Psikolog Agar Anak Tidak Rewel saat Silaturahmi Lebaran - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Tips dari Psikolog Agar Anak Tidak Rewel saat Silaturahmi Lebaran
Mar 28th 2025, 15:15, by Nabilla Fatiara, kumparanMOM

Ilustrasi silaturahmi bersama keluarga atau orang tua di hari Lebaran atau Idul Fitri. Foto: Odua Images/Shutterstock
Ilustrasi silaturahmi bersama keluarga atau orang tua di hari Lebaran atau Idul Fitri. Foto: Odua Images/Shutterstock

Momen Lebaran tentu tidak afdal bersilaturahmi dengan keluarga besar. Ketika mengunjungi rumah saudara sambil membawa anak-anak, terkadang bisa menjadi tantangan tersendiri. Belum lagi jika si kecil tiba-tiba rewel, bisa bikin Anda kewalahan!

Sebenarnya, anak rewel saat silaturahmi Lebaran adalah hal yang wajar terjadi. Salah satunya disebabkan oleh perubahan dari rutinitas sehari-harinya, misal kelelahan atau membuat anak overstimulasi saat bertemu sanak saudara yang mungkin tidak ditemuinya setiap hari.

Di momen ini, tentunya orang tua perlu tetap sabar dan memahami bahwa si kecil juga butuh waktu beradaptasi. Selain itu, apa lagi yang bisa Anda lakukan agar anak tidak rewel lagi di hari Lebaran?

Tips Anak Tidak Mudah Rewel saat Silaturahmi Lebaran

Ilustrasi anak menerima uang lebaran. Foto: Shutter Stock
Ilustrasi anak menerima uang lebaran. Foto: Shutter Stock

1. Jelaskan Kegiatan di Har Lebaran

Penting namun sering terlewat, ternyata kita terlebih dahulu perlu menjelaskan apa sih yang dimaksud dengan Lebaran, dan mengapa kita sebagai umat muslim merayakannya dengan suka cita. Selanjutnya, Anda bisa menjelaskan kepada anak tentang apa saja yang akan dilakukan ketika bertemu dengan keluarga besar saat bersilaturahmi.

"Kita persiapkan anak dulu dengan menceritakan momen Lebaran itu seperti apa, kira-kira kita akan bertemu dengan siapa saja, ramainya seperti apa," kata Psikolog Pendidikan Rumah Dandelion, Orissa Anggita Rinjani, kepada kumparanMOM.

Bila anak masih belum terbiasa untuk bertemu saudara-saudaranya, misalnya, maka Anda bisa memperlihatkan dulu foto-foto atau album keluarga yang dimiliki. Supaya anak menjadi lebih familiar, dan tidak takut saat bertemu dengan keluarga lainnya nanti.

2. Latihan Lewat Role Play

Enggak ada salahnya untuk mengajarkan anak tentang adab dan etika ketika bersilaturahmi ke rumah saudara lewat role play. Cara ini dianggap bisa memberikan contoh langsung yang mudah dipahami oleh si kecil.

"Kita bisa role play gimana sih nanti kalau ada yang ngajak kamu ngobrol atau ada yang menyapa, atau mungkin ada yang mau meluk atau cium kamu, tapi kamunya belum nyaman," tegas dia.

Di momen ini juga Anda bisa mengajari anak tentang batasan bila ada yang ingin menyentuhnya. Ajarkan ia tentang bagaimana cara menolak yang sopan.

"Misalnya, 'Aku belum mau salim'. Nah, orang dewasa di sekitar kita pun perlu menghargai hak anak, bahwa ketika mereka belum mau salim atau belum langsung mau menjawab, bukan berarti mereka tidak sopan tapi mereka butuh waktu," ungkap Orissa.

Ilustrasi silaturahmi lebaran Foto: Thinkstock
Ilustrasi silaturahmi lebaran Foto: Thinkstock

3. Pastikan Kebutuhan Anak saat Hari Lebaran Terpenuhi

Padatnya aktivitas saat hari Lebaran, seperti bersilaturahmi ke beberapa tempat dan bertemu dengan puluhan saudara, rentan membuat si kecil kelelahan. Makanya, di malam sebelumnya, pastikan anak sudah cukup istirahat.

"Jadi, kalau misalnya di tengah acara kayaknya mereka sudah mulai cukup cemas atau lelah, kita bisa tarik diri dulu, beri ruang anak untuk beristirahat," ujar dia.

Anda juga bisa membawa serta mainan kesukaan atau barang-barang tertentu milik anak, yang sekiranya bisa membantu mereka untuk menenangkan diri ketika merasa kewalahan.

4. Beri Apresiasi

Terakhir, penting untuk memberikan apresiasi bila anak telah mencoba agar tidak rewel saat bertemu dengan keluarga besar. Begitu juga ketika anak sudah mau lebih terbuka menerima ajakan tos atau mau salim, serta berinteraksi dengan saudara maupun keluarga yang jarang ditemui.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: