terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Mahasiswa RI Kini Bisa Lanjutkan Studi Master dan Doktor di Prancis Lewat LPDP - my blog
Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot melakukan joint press statement di Gedung Pancasila, Kemlu, Rabu (26/3). Foto: Nadia Riso/kumparan
Menlu Prancis Jean-Noel Barrot mengatakan telah menandatangani kerja sama dengan LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan). Lewat kerja sama ini, warga Indonesia dapat melanjutkan pendidikan tinggi tingkat master dan doktor di Prancis.
"Saya telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan LPDP yang memungkinkan mahasiswa Indonesia untuk belajar pada tingkat master dan doktor di lembaga pendidikan tinggi Prancis. Ini sejalan dengan apa yang saya sebutkan dan yang ingin kita tingkatkan selama kunjungan presiden (Emmanuel Macron)," kata Barrot dalam konferensi pers bersama di Gedung Pancasila, Kemlu, Jakarta, Kamis (26/3).
Barrot juga akan menandatangani kerja sama antara ASEAN dan Prancis terkait proyek pelabuhan keamanan Indo Pasifik.
"Sebuah proyek yang dekat di hati kami dan yang memungkinkan kami untuk mendukung dua pelabuhan Indonesia, di Jakarta dan Surabaya, yang kami yakini sebagai kontribusi yang berguna bagi keselamatan navigasi, bagi keamanan perdagangan di kawasan Indo Pasifik," ungkapnya.
Presiden Prancis Emmanuel Macron dijadwalkan akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada akhir Mei mendatang. Barrot mengatakan, kunjungan Macron nanti akan jadi kesempatan untuk memperkuat hubungan regional Prancis di ASEAN.
"Karena Indonesia adalah kantor pusat ASEAN, sebuah organisasi multilateral yang sentralitasnya kami dukung dan yang bertujuan untuk memelihara hubungan yang semakin erat dengan Uni Eropa," tuturnya.
Barrot juga berharap kunjungan Macron nanti akan membuka dialog terhadap sejumlah isu global. Apalagi, menurut Barrot, Indonesia dan Prancis memiliki perspektif yang sama dalam tata kelola global.
"Di mana Indonesia dan Prancis memiliki perspektif yang unik, suatu perspektif yang menolak logika konfrontasi antarblok dan selalu memilih jalan dialog dan multilateralisme untuk menghadapi tantangan-tantangan besar abad kita," pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar