terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Buah-buahan yang Aman Dikonsumsi Pasien Ginjal Kronis - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Buah-buahan yang Aman Dikonsumsi Pasien Ginjal Kronis
Mar 16th 2025, 14:00, by Eka Nurjanah, kumparanMOM

Ilustrasi Ginjal. Foto: Shutterstock
Ilustrasi Ginjal. Foto: Shutterstock

Penyakit ginjal kronis (PGK) membuat seseorang harus menjaga pola makan dengan lebih baik. Orang dengan PGK akan mengalami penurunan fungsi ginjal secara bertahap. Penyebab utamanya bisa meliputi penurunan aliran darah ke ginjal, infeksi, konsumsi obat-obatan tertentu, dan zat kimia. Sehingga, menjaga makanan adalah salah satu cara agar tubuhnya tetap baik dan sehat.

Namun, banyak narasi yang bermunculan di tengah masyarakat. Beberapa di antaranya adalah orang dengan penyakit ginjal ini tidak boleh mengonsumsi buah-buahan. Tapi, benarkah hal itu?

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal dan Hipertensi, dr. Tunggul D. Situmorang, Sp.PD-KGH, membantah anggapan tersebut.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal dan Hipertensi, dr. Tunggul D. Situmorang, Sp.PD-KGH, dalam acara Media Gathering Peringatan Hari Ginjal Sedunia di Jakarta Pusat, Kamis (13/3/2025).   Foto: Eka Nurjanah/kumparan
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal dan Hipertensi, dr. Tunggul D. Situmorang, Sp.PD-KGH, dalam acara Media Gathering Peringatan Hari Ginjal Sedunia di Jakarta Pusat, Kamis (13/3/2025). Foto: Eka Nurjanah/kumparan

"Pasien dengan PGK dilarang mengonsumsi buah-buahan? Itu mitos ya," tegas dr. Tunggul dalam acara Media Gathering Peringatan Hari Ginjal Sedunia, di Jakarta Pusat, Kamis (13/3).

Orang dengan penyakit ginjal masih boleh makan buah asal tersebut asal buah-buahannya rendah kalium. Selain itu, jumlah buahnya juga harus dibatasi alias secukupnya.

Buah-buahan yang Aman Dikonsumsi Pasien Ginjal Kronis

Ada beberapa buah yang aman untuk orang dengan penyakit ginjal. Buah ini memiliki kandungan serat dan antioksidan yang tinggi. Sehingga baik untuk tubuh. Berikut beberapa di antaranya yakni:

Ilustrasi Mencuci Buah-Buahan. Foto: Shutterstock
Ilustrasi Mencuci Buah-Buahan. Foto: Shutterstock

-Apel

-Blueberry

-Raspberry

-Anggur

-Persik

-Nanas

-Pir

-Cranberry

Buah-buahan yang Sebaiknya Dihindari Pasien Ginjal Kronis

Menurut dr. Tunggul, ada beberapa buah yang sebaiknya dihindari oleh orang dengan penyakit ginjal karena mengandung kadar kalium tinggi. Alasan buah-buahan ini sebaiknya dihindari karena mereka meningkatkan kadar kalium di dalam darah.

Ilustrasi pisang. Foto: Rifki Alfirahman/Shutterstock
Ilustrasi pisang. Foto: Rifki Alfirahman/Shutterstock

Sebab, ginjal yang fungsinya sudah menurun tidak dapat membuang kelebihan kalium sebagaimana ginjal yang sehat. Lantas, apa saja buah yang sebaiknya dihindari?

-Pisang

-Kelapa

-Kurma

-Belimbing

-Alpukat

-Kiwi

-Jambu biji

Ilustrasi orang sakit ginjal. Foto: CGN089/Shutterstock
Ilustrasi orang sakit ginjal. Foto: CGN089/Shutterstock

Menurut dr. Tunggul, mitos yang berhubungan dengan sakit ginjal lainnya ialah tentang mengonsumsi obat. Narasi yang beredar di masyarakat ialah mengonsumsi obat hipertensi seumur hidup dapat merusak ginjal. Padahal, obat untuk orang dengan penyakit ginjal kronis bertujuan untuk meringankan gejala dan memperlambat perkembangan penyakit.

Kendati demikian, orang dengan penyakit ginjal wajib berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan obat yang aman dikonsumsi.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: