terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Viral Pemotor Dianiaya di Tengah Kemacetan di Palmerah Jakbar, Pelaku Diburu - my blog
Feb 24th 2025, 13:21, by Rini Friastuti, kumparanNEWS
Ilustrasi pemukulan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan
Kasus dugaan penganiayaan terhadap pengendara motor oleh empat orang pengguna mobil di Jalan Harlan KA Tubun 1, Palmerah, Jakarta Barat, viral di media sosial.
Korban membagikan kronologi kejadian tersebut melalui akun TikTok-nya. Ia mengungkapkan insiden itu terjadi di depan SDN 003/004 arah Tanah Abang, pada Senin (24/2).
Dalam unggahannya, korban menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula saat kondisi jalan yang macet. Mobil pelaku mengambil jalur kanan yang seharusnya bukan jalurnya dan memaksa korban untuk mundur, padahal kendaraan di belakang korban sudah menumpuk.
Korban sempat berusaha meminggirkan motornya dengan harapan dapat "diomongkan" dengan baik-baik. Namun, situasi justru berujung pada pemukulan dan intimidasi yang dilakukan oleh empat orang dari dalam mobil tersebut.
Penjelasan Polisi
Terkait kejadian ini, Kapolsek Palmerah Kompol Eko Adi Setiawan membenarkan bahwa korban sudah melaporkan kasus ini ke Polsek Palmerah.
"Benar, untuk perkara tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Palmerah. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan, memeriksa saksi dan cek CCTV," kata Eko saat dikonfirmasi, Senin (24/2).
Saat ditanya soal keberadaan pelaku, Eko menyatakan bahwa hingga saat ini mereka masih dicari.
"Belum (tertangkap)," ujarnya singkat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menyelidiki kasus penganiayaan tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar