terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Koster soal Hotel di Bali Terimbas Efisiensi: Jangan Buru-buru PHK - my blog
Feb 28th 2025, 13:36, by Denita br Matondang, kumparanNEWS
Gubernur Bali I Wayan Koster di Pelabuhan Benoa, Jumat(28/2/2025). Dok: Denita Br Matondang/kumparan
Gubernur Bali I Wayan Koster, meminta para pemilik hotel tak buru-buru memecat karyawan (PHK) imbas efisiensi anggaran pemerintah. Koster berharap pemilik hotel mengambil keputusan setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan evaluasi atas kebijakan ini.
"Untuk hotel di Bali, saya akan kumpul dengan PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia). Jangan buru-buru PHK, ini kan baru beberapa bulan. Padahal untungnya sudah sekian tahun, atasi dulu," katanya di Pelabuhan Benoa, Kota Denpasar, Bali, Jumat (28/2).
Koster bercerita saat menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2014-2019, pihak PHRI juga protes lantaran anggaran perjalanan dinas dipangkas. Menurutnya, okupansi hotel dan aktivitas transportasi memang menurun.
Koster mengaku kebijakan ini menjadi beban bagi pengusaha namun dia yakin pemerintah akan memberikan solusi terbaik.
"Sekarang bapak presiden menjalankan kebijakannya, kita dukung dulu. Nanti kan ada term tertentu beliau pasti akan mengevaluasi. Karena di sini kita pencet, di tempat lain ada aktivitas yang terganggu," katanya.
Wamenpar Ni Luh Puspa di Pelabuhan Benoa, Jumat(28/2/2025). Dok: Denita Br Matondang/kumparan
Di tempat yang sama, Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa mengaku didatangi para pemilik hotel untuk mempertimbangkan PHK demi menyesuaikan kondisi keuangan. Pihaknya kini masih mencari solusi.
"Sementara kita lihat (pelaksanaan efisiensi) kemudian kita evaluasi, termasuk berbicara dengan teman-teman PHRI dan GM hotel-hotel. Nanti kita bahas lebih bahas," katanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar