terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Industri Farmasi, hingga Aneka Pangan Minta Jatah Kuota Impor Garam di 2025 - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Industri Farmasi, hingga Aneka Pangan Minta Jatah Kuota Impor Garam di 2025
Dec 11th 2024, 15:02, by Abdul Latif, kumparanBISNIS

Petani mengumpulkan garam yang sudah dipanen di Pantai Kusamba, Klungkung, Bali. Foto: Nyoman Hendra Wibowo/ANTARA FOTO
Petani mengumpulkan garam yang sudah dipanen di Pantai Kusamba, Klungkung, Bali. Foto: Nyoman Hendra Wibowo/ANTARA FOTO

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat sejumlah pelaku usaha saat ini berupaya untuk mendapat jatah kuota impor garam industri untuk tahun 2025.

Beberapa pelaku usaha di industri farmasi, kosmetik, dan aneka pangan belum mendapat kepastian kuota impor garam untuk bahan baku industri.

Sebab untuk tahun depan, pemerintah hanya mengetok kuota impor garam industri sebanyak 1,7 juta ton untuk kebutuhan industri Chlor Alkali Plant (CAP).

Sesditjen Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil (IKFT) Kemenperin Kris Sasono Ngudi Wibowo mengatakan produksi garam dalam negeri memang sebagian diserap industri.

Hanya saja serapan dalam negeri belum bisa memenuhi kebutuhan industri selama satu tahun penuh.Selain itu, beberapa sektor industri utamanya farmasi dan kosmetika juga membutuhkan garam impor sebab memiliki spesifikasi yang tinggi.

"Ada [garam dalam negeri] tapi belum cukup. Teman-teman industri tetap minta beberapa sektor termasuk aneka pangan juga terutama farmasi sama kosmetik itu pasti butuh Garam yang kualitasnya lebih bagus" kata Kris di Kantor Kemenperin, Jakarta, Rabu (11/12).

Kris menyoroti arahan Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) yang hanya memperbolehkan importasi garam industri untuk kebutuhan industri Chlor Alkali Plant (CAP) pada 2025 sebanyak 1,7 juta ton.

Petani mencari air laut saat proses pembuatan garam di Pantai Kusamba, Klungkung, Bali. Foto: Nyoman Hendra Wibowo/ANTARA FOTO
Petani mencari air laut saat proses pembuatan garam di Pantai Kusamba, Klungkung, Bali. Foto: Nyoman Hendra Wibowo/ANTARA FOTO

Sehingga Kemenperin dan pelaku usaha tengah berupaya agar industri lain mendapatkan jatah kuota impor garam untuk 2025. Garam impor ini dibutuhkan untuk menjaga kualitas produksi produk industri.

"Kan kemarin CAP doang yang boleh ya kalimatnya kan, kita sedang berusaha. [Pelaku] industri juga minta kita tetap buka impor kan. Di industri, teman-teman sudah pada usul misalnya farmasi utamanya masih diperbolehkan [impor]," tutur Kris.

"Makanya kalau dipaksakan ya industri pasti punya kepentingan untuk tetap menjamin garam-garam terutama farmasi yang masuk ke darah infus," jelasnya.

Selain itu, Kris juga mengatakan Kemenperin akan menjalin komunikasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai kementerian teknis yang ditugaskan Menko Pangan untuk urusan garam, mengenai sumber pemenuhan kebutuhan garam industri.

"Nanti kita juga harus kolaborasi dengan teman-teman KKP, dengan pengembangan ya sebenarnya garam kosmetik dan farmasi itu dipenuhi dari mana? Terutama yang masuk ke darah kayak injeksi itu kan perlu garam," tutup Kris.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: