terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Gerindra Terbuka Bila Jokowi Mau Gabung: Sebuah Kehormatan - my blog
Dec 9th 2024, 13:11, by Wisnu Prasetiyo, kumparanNEWS
Ketua MPR Ahmad Muzani gelar Wayang Santri di Lapangan Desa Setu, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, Selasa (19/11/2024) malam. Foto: Dok. Istimewa
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani bicara mengenai kans Presiden ke-7 RI Joko Widodo bergabung dengan partainya usai pertemuan 4 mata dengan Presiden Prabowo Subianto pekan lalu.
Muzani mengatakan, tidak ada ajakan langsung untuk Jokowi dari Gerindra untuk bergabung. Namun partainya adalah partai terbuka.
"Ya secara spesifik (mengajak) enggak, cuma prinsipnya kan kalau Gerindra adalah partai terbuka," kata Muzani saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senin (9/12).
Apalagi menurutnya Jokowi adalah tokoh bangsa yang memiliki jasa dan nilai ketokohan. Sehingga partainya tidak mungkin menutup diri.
Presiden Prabowo Subianto (kiri) bersama Presiden ke-7 RI Joko Widodo (kanan) menjawab pertanyaan wartawan usai pertemuan di Kertanegara, Jakarta, Jumat (6/12/2024). Foto: Dok. Tim Media Prabowo
"Partai terbuka itu artinya kita terbuka dengan, jangankan orang dengan sekaliber Pak Jokowi sebagai mantan presiden yang memiliki jasa dan ketokohan yang semua orang sudah mengakui," tuturnya.
Muzani pun mengatakan bila akhirnya Jokowi memilih untuk bergabung dengan partainya, maka hal ini merupakan sebuah kehormatan.
"Jika beliau mau bergabung tentu bagi kami kehormatan yang amat besar. Karena itu kami merasa mendapatkan kehormatan," katanya.
Namun Gerindra tidak ingin memaksa, ia menyerahkan segala keputusan di tangan Jokowi. Menurutnya saat ini kesempatan terbuka luas mengingat partai Gerindra baru melaksanakan kongres partai Februari 2025 nanti.
"Itu saja. Tetapi kan akhirnya terpulang kepada beliau semua. Tapi, dan kita akan kongres nanti di bulan Februari 2025," pungkasnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar