terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Viral Cabut Gigi Bungsu Sebabkan Kematian, Ini Kata Ketua PDGI Pontianak - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Viral Cabut Gigi Bungsu Sebabkan Kematian, Ini Kata Ketua PDGI Pontianak
May 9th 2024, 09:53, by Yulia Ramadhiyanti, Hi Pontianak

Ketua PDGI Pontianak, Nuzulisa. Foto: Dok. Istimewa
Ketua PDGI Pontianak, Nuzulisa. Foto: Dok. Istimewa

Hi!Pontianak - Viral di media sosial seorang warga Jawa Timur meninggal setelah mencabut gigi bungsunya. Ketua Persatuan Dokter Gigi (PDGI) Pontianak, Nuzulisa bilang pencabutan gigi bungsu tidak membahayakan jika dilakukan sesuai prosedur.

"Ada beberapa hal yang harus benar-benar jadi perhatian baik pasien atau keluarga pasien, maupun dokter gigi sebagai operator tindakan, yakni Anamnesa dan pemeriksaan penunjang sebelum diagnosis dan menentukan jenis perawatan yang hrs diberikan ke pasien," jelas Nuzulisa kepada Hi!Pontianak pada Rabu, 8 Mei 2024.

"Anamnesa yang dimaksud adalah proses untuk menggali lebih dalam terkait kondisi pasien, bukan hanya terkait gigi yang dikeluhkan saja namun kondisi kesehatan secara keseluruhan atau riwayat penyakit seperti hipertensi, DM, jantung dan lain-lain yang dapat memberikan efek samping terhadap tindakan yang akan diberikan nantinya, tambahnya.

Nuzulisa bilang, pencabutan gigi graham bungsu sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan radiologi, minimal rontgen panoramik sebagai alat bantu diagnosis dan menentukan perawatan yang tepat. Selain itu, pemeriksaan laboratorium juga dibutuhkan jika ada kecurigaan pasien memiliki penyakit sistemik lainnya yang terkadang tidak pernah disadari oleh pasien.

"Pastikan datang ke dokter gigi bukan ke tukang gigi atau ke tempat praktik ilegal lainnya, karena kasus-kasus pencabutan graham bungsu juga ada yang dapat dilakukan tanpa pembedahan oleh dokter gigi umum. Tidak ada salahnya meminta second opinion dari dokter gigi spesialis dan juga meminta beberapa pemeriksaan penunjang lainnya. Dokter gigi juga perlu lebih hati-hati dan detail, jika perlu lakukan premedikasi untuk memastikan kondisi gigi memang sudah seharusnya dicabut dan tidak dalam kondisi infeksi akut," pesannya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: