terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Hasto: Suara Ganjar Dikorupsi, Maka Mental Seperti Itu di Pemilu Harus Dihapus - my blog
May 7th 2024, 23:00, by Wisnu Prasetiyo, kumparanNEWS
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, saat ditemui wartawan di Bakoel Koffie, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/4/2024). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto masih berbicara soal Pemilu 2024 yang dianggapnya masih ada kejanggalan. Namun, ia tetap merasa bangga dengan calon usungan partainya Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
"Tapi kita percaya ketika para Ketum (parpol) Bu Mega, Bang Oesman Sapta (OSO), Pak Hary Tanoe, Pak Mardiono mengusung Pak Ganjar-Mahfud itu karena suatu jawaban atas kondisi indonesia yang begitu banyak diwarnai oleh persoalan," kata Hasto usai Halalbihalal Barikade 98 di Jakarta Pusat, Selasa (7/5).
"Terkait penyalahgunaan kekuasaan korupsi bahkan yang namanya program untuk carbon reduction saja itu dikorupsi saudara saudara sekalian," imbuh dia.
Hasto pun menyinggung soal suara Ganjar-Mahfud yang disebutnya dikorupsi. Pada Pilpres 2024 lalu, suara paslon 03 hanya di kisaran 16 persen.
"Jadi kalau suara Pak Ganjar dikorupsi itu menjadi bagian dari mental pemilu yang harus kita hapuskan karena penyalahgunaan kekuasaan saudara saudara sekalian," tuturnya.
Namun meski jagoannya kalah, Hasto menyebut tetap melihat Ganjar-Mahfud dan PDIP akan berjuang untuk negara.
"Tapi sebagaimana yang disampaikan Pak Ganjar dan Prof Mahfud kita adalah warga bangsa yang mengutamakan kepentingan negara kepentingan rakyat itulah dedikasi kita yang tak pernah berakhir," kata dia.
"Meskipun kita kemarin menghadapi tembok tembok kekuasaan menghadapi penyalahgunaan hukum," tutupnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar