terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

BSSN: Data Nasional Terintegrasi Rentan Diserang, Perlu Kerja Keras Buat Amankan - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
BSSN: Data Nasional Terintegrasi Rentan Diserang, Perlu Kerja Keras Buat Amankan
Jun 30th 2025, 13:59 by kumparanNEWS

Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Nugroho Sulistyo Budi di Kepatihan Pemda DIY, Senin (30/6/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Nugroho Sulistyo Budi di Kepatihan Pemda DIY, Senin (30/6/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Nugroho Sulistyo Budi mengatakan ke depan data nasional akan semakin terintegrasi. Hal ini bisa membuka celah terhadap keamanan siber.

"Pemerintah sudah menggariskan satu data sosial dan ekonomi. Kemudian, juga ada Pusat Data Nasional, di mana aplikasi dari berbagai macam kelembagaan itu akan terintegrasi jadi satu," kata Nugroho ditemui di Kepatihan Pemda DIY, Senin (30/6).

Saat ini, sebelum semua data terintegrasi, ancaman masih belum terasa. Hal ini lantaran data berada di klaster-klaster. Ketika satu klaster terserang maka klaster lain tak terdampak.

"Klaster-klaster dalam pelayanan ini, mungkin ancaman tidak terlalu terasa. Karena kalau satu kena, yang lain tidak terdampak," bebernya.

"Tapi kalau semua sistem sudah terintegrasi, satu kena, yang lain akan kena ikutannya. Jadi kalau kita tidak hati-hati, itu akan menjadi besar. Apalagi kalau kita bicara jaringan, jaringan itu kan luas," bebernya.

Lanjutnya, seringkali sasaran bukan di pusatnya tetapi di perimeter terluar.

"Perimeter terluar itu sektornya bisa menjadi paling lemah. Jadi belum tentu pusat di Jakarta, tapi justru di daerah-daerah," jelasnya.

"Ingat salah satu insiden yang pernah kita alami. Kerentanan terhadap pusat data nasional sementara di Surabaya, itu sumber ancamannya masuknya dari Muara Enim, dari daerah. Penetrasi masuk ke situ," bebernya.

Butuh kerja keras dan komitmen lintas lembaga untuk mengamankan data nasional yang terintegrasi.

"Jadi pekerjaan ini membutuhkan komitmen dan kerja keras bersama dari seluruh pemangku kepentingan, bukan hanya BSSN, tapi juga pemerintah, kementerian lembaga, maupun pemerintah daerah," pungkasnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: