terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Operasi Pencarian Iptu Tomi Marbun yang Hilang di Teluk Bintuni Dihentikan - my blog
May 1st 2025, 19:06, by Mirsan Simamora, kumparanNEWS
Mantan Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, Iptu Tomi Samuel Marbun. Foto: Dok. Keluarga
Polda Papua Barat resmi menghentikan operasi pencarian Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, Iptu Tomi Samuel Marbun. Operasi dengan sandi Alpha Bravo Moskona 2025 ini resmi dihentikan per hari ini, Kamis (1/5).
Kapolda Papua Barat, Irjen Johnny Eddizon Isir, mengatakan bahwa hingga operasi berakhir Iptu Tomi masih belum bisa ditemukan. Ia menegaskan semua kemampuan telah dikerahkan.
"Walau belum menemukan hasil yang diharapkan, seluruh upaya kami dilakukan dengan penuh komitmen, kehati-hatian, dan semangat kemanusiaan," kata Johnny dalam keterangannya.
Johnny memaparkan, operasi ini sudah berlangsung sejak 18 Desember 2024 lalu. Total ada 510 personel yang dikerahkan untuk mencari Iptu Tomi.
Polisi olah TKP di lokasi hilangnya Iptu Tomi. Foto: Dok. Istimewa
Dari hasil penyelidikan, Iptu Tomi diduga hanyut terseret arus saat menyeberangi Sungai Rawara, Distrik Moskona, Kabupaten Teluk Bintuni.
Berbagai metode pencarian pun telah dilakukan, mulai dari penyisiran darat dan aliran sungai, pencarian di tumpukan batu dan material sungai, pemantauan melalui drone, hingga menggali informasi dari masyarakat lokal.
Selama proses pencarian pun, polisi juga sempat menghadapi sejumlah tantangan. Mulai dari cuaca ekstrem, keterbatasan akses komunikasi, hingga ancaman binatang buas.
Johnny memastikan, pihaknya akan tetap terbuka untuk menerima informasi dari masyarakat terkait jejak keberadaan Iptu Tomi.
"Kami tetap membuka ruang untuk informasi baru yang bisa ditindaklanjuti," ucapnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar