terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Presiden Interim Suriah Ahmed al-Sharaa Teken Konstitusi Baru, Tak Lagi Represif - my blog
Mar 14th 2025, 13:43, by Andreas Gerry Tuwo, kumparanNEWS
Presiden sementara Suriah Ahmed Al-Sharaa menandatangani rancangan konstitusi, setelah komite ahli hukum Suriah menyerahkannya, di Damaskus, Suriah, Kamis (13/3/2025). Foto: SYRIAN PRESIDENCY/ via Reuters
Presiden interim Suriah Ahmed al-Sharaa meneken konstitusi sementara pada Kamis (13/3). Rencananya itu akan berlaku sampai lima tahun mendatang.
Konstitusi baru ini diumumkan al-Sharaa tiga bulan usai dirinya berkuasa. Al-Sharaa menumbangkan rezim Bashar al-Assad yang berkuasa selama dua dekade lebij.
Saat meneken konstitusi sementara al-Sharaa berharap peristiwa ini adalah sejarah baru Suriah. Fase baru Suriah, kata dia, akan menggantikan sikap represif dari rezim terdahulu dengan keadilan.
Presiden sementara Suriah Ahmed Al-Sharaa menandatangani rancangan konstitusi, setelah komite ahli hukum Suriah menyerahkannya, di Damaskus, Suriah, Kamis (13/3/2025). Foto: SYRIAN PRESIDENCY/ via Reuters
Penjelasan anggota rancangan konstitusi, Abdulhamid al-Awak, beberapa aspek dari konstitusi lama masih dipakai. Itu termasuk menjadikan syariat sebagai hukum utama.
Pemimpin Suriah dalam konstitusi baru juga wajib dipegang seorang pemeluk Muslim.
Al-Awak menambahkan, dalam konstitusi baru ini terdapat ketentuan perihal kebebasan berekspresi dan pers. Hak sosial, politik dan ekonomi perempuan juga akan diatur.
"Dokumen ini akan menyeimbangkan antara jaminan sosial dan kebebasan," kata al-Sharaa seperti dikutip dari Al-Jazeera.
Dia kemudian menjelaskan, konstitusi baru ini fokusnya pada keadilan transisi. Selain itu, konstitusi baru akan memastikan kejahatan rezim al-Assad akan berhadapan dengan hukum.
"Di bawah konstitusi sementara, kekuasaan eksekutif akan dibatasi pada presiden, ini menunjukkan perlunya tindakan cepat untuk menghidupi kesulitan apa pun," kata al-Awak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar