terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Panti Pijat-Spa di Palembang Masih Beroperasi Meski di Bulan Ramadan - my blog
Ilustrasi Satpol PP saat melakukan razia di sejumlah penginapan di Palembang. (foto: Ari Priyanto/Urban Id)
Pemkot Palembang telah mengeluarkan surat edaran tentang larangan operasional tempat hiburan malam, bar, panti pijat urut tradisional dan modern, spa, dan sebagainya selama bulan suci Ramadan.
Surat edaran nomor 6 tahun 2025 menginstruksikan kegiatan sejumlah tempat usaha tersebut harus menghentikan kegiatannya sejak H-1 sampai dengan H+2 Ramadan.
Namun, imbauan itu ternyata tidak sepenuhnya diindahkan para pemilik tempat usaha. Di mana, sejumlah panti pijat urut tradisional maupun modern, hingga spa, diketahui masih beroperasi dengan modus operandi tertentu.
Seperti di panti pijat urut modern (PPUM) dan Spa di kawasan Jalan H Abdul Rozak, Kalidoni, yang tetap menawarkan layanan kepada pelanggan sejak pukul 10.00 WIB hingga 20.00 WIB.
Modusnya, pintu rolling tidak tertutup sepenuhnya atau dikunci agar pelanggan tetap bisa datang. Selain itu, pelanggan juga diminta memarkirkan kendaraannya di samping bangunan.
Lalu, panti pijat urut tradisional (PPUT) di Jalan Musi Raya, Sako. Di lokasi ini, pintu rolling tempat usaha dibuka sebagian dan menggunakan tirai penutup.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Satpol PP Kota Palembang, Herison, mengaku tidak menutup kemungkinan masih ada tempat usaha semacam itu yang beroperasi secara "kucing-kucingan".
Meski begitu, Herison, memastikan anggotanya rutin melakukan patroli selama bulan Ramadan sekaligus melakukan sosialisasi agar tempat usaha dapat mematuhi surat edaran tersebut.
"Anggota kami tiap malam keliling melakukan patroli atau pengawasan terkadang sampai jam 3 dini hari," katanya, Kamis, 13 Maret 2025.
Sejauh ini, beberapa temuan yang kedepan masih beroperasi cenderung lebih kepada kafe atau restoran yang menyediakan live musik. Namun, rata-rata setelah diberikan imbauan mereka kooperatif untuk tutup.
"Pada intinya setiap laporan akan kami tindak lanjuti, kami juga akan menambah jumlah personel yang melakukan pengawasan," jelasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar