terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Kejagung Geledah Depo Pertamina Plumpang Terkait Kasus Impor Minyak - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Kejagung Geledah Depo Pertamina Plumpang Terkait Kasus Impor Minyak
Mar 14th 2025, 15:13, by Jonathan Devin, kumparanNEWS

Ilustrasi Kejaksaan Agung RI. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Ilustrasi Kejaksaan Agung RI. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, pada Rabu (12/3) lalu. Penggeledahan ini terkait perkara dugaan korupsi tata kelola minyak dan produk kilang.

Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar, mengatakan penggeledahan dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan sejumlah saksi di sana. Sejumlah dokumen pun telah disita penyidik

"Pemeriksaan saksi, dan dalam pemeriksaan itu memang benar bahwa penyidik juga melakukan penyitaan terhadap setidaknya 17 boks dokumen," ujar Harli kepada wartawan, Jumat (14/3).

Adapun sejumlah saksi yang diperiksa saat penggeledahan tersebut, lanjut Harli, terdiri dari beberapa pejabat yang mengurusi soal pengawasan kualitas BBM.

"Terkait dengan quality control ya, ada manager quality control. Tentu mau digali terkait dengan hal-hal teknis. Hal-hal teknis yang perlu didalami oleh penyidik dari pejabat-pejabat teknis," ungkap dia.

Dalam perkara ini, Kejagung telah memeriksa 120 orang saksi. Harli berharap kasus ini segera dituntaskan agar para tersangka bisa diadili.

Dalam korupsi tata kelola minyak mentah yang tengah ditangani Kejagung ini, sembilan orang petinggi subholding Pertamina berinisial RS, SDS, YF, AP, MK, dan EC dijerat sebagai tersangka.

Selain mereka, tiga tersangka lainnya yakni; MKAR selaku Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa; DW selaku Komisaris PT Navigator Khatulistiwa dan PT Jenggala Maritim; GRJ selaku Komisaris PT Jenggala Maritim sekaligus Dirut PT Orbit Terminal Merak.

Atas perbuatan para tersangka ini, menyebabkan kenaikan harga bahan bakar minyak yang akan dijual ke masyarakat. Sehingga, pemerintah perlu memberikan kompensasi subsidi yang lebih tinggi bersumber dari APBN.

Dari hasil penghitungan sementara, kerugian negara yang ditimbulkan perkara korupsi ini mencapai Rp 193,7 triliun. Jumlahnya diprediksi lebih tinggi, karena angka kerugian sementara itu hanya pada 2023 saja.

Pihak Pertamina belum berkomentar mengenai adanya penggeledahan Kejagung itu.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: