terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
20 Ribu Kendaraan dari Jawa Diprediksi Memasuki Palembang - my blog
Kendaraan dari pulau Jawa hendak keluar dari Gerbang Tol Keramasan menuju Palembang. Foto : Abdullah Toriq/Urban Id
Puncak arus mudik 2025 diprediksi terjadi pada Jumat 27 Maret 2025, dengan sekitar 20.000 kendaraan dari Pulau Jawa memasuki Palembang melalui Gerbang Tol Keramasan. Pemudik berasal dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta. Pantauan Urban Id di lokasi menunjukkan arus kendaraan mulai meningkat. Meski begitu, kondisi di Gerbang Tol Keramasan masih terpantau ramai lancar. Petugas kepolisian bersama tim Waskita Sriwijaya Tol sigap mengatur lalu lintas guna menghindari penumpukan kendaraan. Kepala Gerbang Tol Keramasan, Sumarno, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menambah jumlah gardu exit dari dua menjadi enam untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, terutama dari arah Kayuagung-Palembang. "Total ada enam gardu exit yang dioperasikan selama arus mudik. Penambahan ini sudah diterapkan sejak H-10 dan akan berlangsung hingga H+10 Lebaran," jelasnya, Kamis (27/3/2025).
Suasana polisi saat mengatur lalu lintas kendaraan di Gerbang Tol Keramasan Palembang. Foto : Abdullah Toriq/Urban Id
Pada tahun 2024, sekitar 18.000 kendaraan melintas di tol ini saat puncak arus mudik. Namun, tahun ini jumlah tersebut diperkirakan meningkat sebesar 3 persen, mencapai 20.000 kendaraan. "Dengan adanya peningkatan ini, kami memastikan layanan di Gerbang Tol Keramasan tetap optimal agar pemudik dapat melintas dengan nyaman," tambah Sumarno. Untuk mendukung kelancaran arus mudik, kendaraan truk non-pangan dilarang melintas selama periode Lebaran. Kebijakan ini sesuai dengan aturan dari Kementerian Perhubungan guna mengurangi kepadatan di jalan tol. "Hanya kendaraan logistik sembako dan BBM yang diperbolehkan melintas selama arus mudik," tegasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar