terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Sugiono Sebut Ada Ditjen Baru: Dirjen Hubungan Ekonomi & Kerja Sama Pembangunan - my blog
Dec 2nd 2024, 11:42, by Wisnu Prasetiyo, kumparanNEWS
Suasana rapat komisi I DPR RI bersama Kementerian Luar Negeri di gedung Parlemen, Jakarta pada Senin (2/12/2024). Foto: Abid Raihan/kumparan
Untuk memperkuat hubungan ekonomi internasional, Kementerian Luar Negeri membentuk Direktorat Jenderal baru. Yakni Direktorat Jenderal Hubungan Ekonomi dan Kerja Sama Pembangunan.
Hal ini dijelaskan oleh Menteri Luar Negeri Sugiono dalam rapat bersama komisi I DPR RI di gedung Parlemen, Jakarta pada Senin (2/12).
"Kemudian Kemlu juga melakukan penguatan kelembagaan dalam hal ini kami membentuk suatu direktorat jenderal baru yaitu Direktorat Jenderal Hubungan Ekonomi dan Kerja Sama Pembangunan yang nantinya juga akan meng-address hubungan ekonomi dengan negara-negara tetangga," jelasnya.
Sugiono menjelaskan, tujuan pembangunan direktorat jenderal ini untuk memperkuat koordinasi dan sinkronisasi hubungan ekonomi luar negeri Indonesia.
"Direktorat ini kami bangun dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinkronisasi hubungan ekonomi luar negeri karena ada beberapa evaluasi dari mekanisme dan proses yang terjadi selama ini yang ujungnya melibatkan Kementerian Luar Negeri," tuturnya.
Pertemuan bilateral antara Menlu RI Sugiono dan Menlu Uruguay di Brasil pada Minggu (17/11/2024). Foto: Kemlu RI
Menurut Sugiono, Kemlu perlu mengerti permasalahan ekonomi luar negeri sejak di hulu.
"Oleh karena itu kami nilai bahwa Kementerian Luar Negeri juga sebaiknya memahami semua proses ini dari awal, dari depan, sehingga jika fasilitas yang perlu kami lakukan jika ada perlu bantuan-bantuan yang perlu diberikan oleh Kementerian Luar Negeri kita semua sudah aware sejak awal," jelasnya.
Kata dia, diplomasi ekonomi Pancasila Indonesia menjadi prioritas Kemlu.
"Kemudian kita juga melakukan pendekatan prioritas diplomasi ekonomi yang berdasarkan pada nilai-nilai Pancasila di mana kita mendorong kemitraan dan tatanan ekonomi global yang berkeadilan, menciptakan suatu perdagangan yang bebas dan adil," ujarnya.
Kemlu juga memprioritaskan perluasan kemitraan ekonomi Indonesia di kawasan-kawasan non-tradisional.
"Kemudian memperluas kemitraan ekonomi di kawasan-kawasan non tradisional, membuka pasar-pasar baru bagi komoditas-komoditas Indonesia," ujarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar