terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Melihat Tradisi Takir Sewu, Wujud Syukur Petani di Banyuwangi - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Melihat Tradisi Takir Sewu, Wujud Syukur Petani di Banyuwangi
Jun 29th 2025, 08:16 by kumparanNEWS

Tradisi Takir Sewu di Kampung Kedawung, Dusun Sukodadi, Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (27/6/2025). Foto: Dok kumparan
Tradisi Takir Sewu di Kampung Kedawung, Dusun Sukodadi, Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (27/6/2025). Foto: Dok kumparan

Memasuki bulan Suro, tahun baru Jawa yang sakral, berbagai tradisi unik muncul di penjuru Banyuwangi. Salah satu yang paling menarik adalah Takir Sewu, sebuah tradisi penuh makna yang digelar di Kampung Kedawung, Dusun Sukodadi, Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (27/6).

Ribuan tumpeng hasil pertanian warga diarak keliling dusun dalam sebuah kirab megah yang disebut warga sebagai Festival Tumpeng. Pemandangan ini bak lautan tumpeng bergerak, menciptakan nuansa gotong royong dan syukur yang kental.

Tumpeng-tumpeng yang diarak tak main-main. Ada tumpeng agung yang menjulang tinggi, tumpeng ingkung, hingga tumpeng hasil bumi yang berlimpah dengan buah dan sayuran.

Tradisi Takir Sewu di Kampung Kedawung, Dusun Sukodadi, Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (27/6/2025). Foto: Dok kumparan
Tradisi Takir Sewu di Kampung Kedawung, Dusun Sukodadi, Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (27/6/2025). Foto: Dok kumparan

Beberapa di antaranya bahkan berukuran raksasa, dengan tinggi mencapai dua meter. Seluruhnya disusun dengan apik dan dibawa secara beramai-ramai oleh ratusan warga.

Ungkapan Rasa Syukur Para Petani

Menurut Kepala Desa Sraten, Arif Rahman Mulyadi, tradisi ini adalah agenda rutin yang digelar setiap 1 Suro penanggalan Jawa. Warga bergotong royong membawa tumpeng dan takir, wadah makanan tradisional dari daun pisang, menuju makam leluhur untuk berdoa.

"Tradisi ini merupakan ungkapan rasa syukur masyarakat Kedawung, Sraten yang mayoritas petani, atas limpahan rezeki yang diberikan oleh Allah SWT," kata Arif.

Tradisi Takir Sewu di Kampung Kedawung, Dusun Sukodadi, Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (27/6/2025). Foto: Dok kumparan
Tradisi Takir Sewu di Kampung Kedawung, Dusun Sukodadi, Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (27/6/2025). Foto: Dok kumparan

Festival ini tak hanya sekadar arak-arakan. Sehari sebelumnya, warga telah melakukan kegiatan bersih desa dan ziarah ke makam leluhur sebagai bentuk penghormatan.

Setelah kirab selesai, tumpeng yang telah didoakan kemudian dibagikan kepada seluruh warga secara merata menggunakan takir. Inilah filosofi mendalam dari nama "Takir Sewu" atau seribu takir, yang melambangkan kebersamaan dan berbagi.

Jadi Daya Tarik Nasional

Tradisi Takir Sewu di Kampung Kedawung, Dusun Sukodadi, Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (27/6/2025). Foto: Dok kumparan
Tradisi Takir Sewu di Kampung Kedawung, Dusun Sukodadi, Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (27/6/2025). Foto: Dok kumparan

Tradisi luhur ini mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyatakan bahwa tradisi ini telah resmi masuk dalam kalender pariwisata daerah, Banyuwangi Festival (B-Fest).

"Kita masukkan B-Fest agar diketahui banyak orang. Dampaknya bisa meningkatkan kesejahteraan warga sekitar, terutama pedagang UMKM yang ada di sini," ujar Mujiono.

Tradisi Takir Sewu di Kampung Kedawung, Dusun Sukodadi, Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (27/6/2025). Foto: Dok kumparan
Tradisi Takir Sewu di Kampung Kedawung, Dusun Sukodadi, Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (27/6/2025). Foto: Dok kumparan

Wabup juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus melestarikan warisan budaya seperti Festival Tumpeng dan Takir Sewu.

"Budaya ini harus terus kita uri-uri (lestarikan). Di dalamnya terkandung filosofi luhur tentang rasa syukur, kebersamaan, serta keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat," pungkasnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: